Categories: CSRIndeks

TPS Perluas Ruang Terbuka Hijau, Dorong Operasional Pelabuhan Berkelanjutan

PT Pelindo Terminal Petikemas, memperluas ruang terbuka hijau.

SURABAYA, INVESTORJATIM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), entitas usaha PT Pelindo Terminal Petikemas, memperluas ruang terbuka hijau di kawasan operasionalnya sebagai bagian dari penguatan strategi keberlanjutan bisnis kepelabuhanan. Langkah ini dilakukan melalui pengembangan Taman Adaptif dan Taman Kolaboratif di area terminal.

Sebagai terminal petikemas dengan tingkat aktivitas tinggi, TPS menilai pengelolaan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional jangka panjang. Pengembangan infrastruktur logistik, menurut perusahaan, perlu berjalan beriringan dengan upaya pengendalian dampak lingkungan.

Penambahan dua kawasan hijau tersebut meningkatkan total luasan ruang terbuka hijau di lingkungan TPS dari sebelumnya 27.988 meter persegi menjadi 30.897 meter persegi atau sekitar 3,09 hektare. Ekspansi hampir 3.000 meter persegi ini memperkuat fungsi kawasan pelabuhan sebagai penyangga ekologis di tengah intensitas kegiatan bongkar muat dan mobilitas kendaraan berat.

Ruang terbuka hijau di area terminal berfungsi sebagai penyerap polutan udara, pengendali suhu mikro, serta area resapan air. Keberadaan vegetasi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan kerja di kawasan pelabuhan.

Saat ini, TPS mengelola sekitar 3.500 pohon yang tersebar di area operasional dan sekitarnya. Vegetasi tersebut diperkirakan mampu menghasilkan lebih dari 400 ton oksigen per tahun serta menyerap sekitar 77 ton karbon dioksida (CO₂), membantu menekan emisi yang dihasilkan dari aktivitas kepelabuhanan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menyatakan bahwa penguatan ruang hijau menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas dan keberlanjutan.

“Keandalan layanan pelabuhan harus didukung oleh lingkungan yang terkelola dengan baik. Karena itu, pengembangan ruang terbuka hijau menjadi salah satu pendekatan TPS dalam menjaga keberlangsungan operasional,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Inisiatif ini melengkapi program High Plantation, Zero Emission yang telah dijalankan TPS sejak 2023 sebagai bagian dari penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Ke depan, perusahaan berencana melanjutkan pengembangan inisiatif ramah lingkungan sejalan dengan agenda penurunan emisi dan pembangunan berkelanjutan nasional. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Emil Dardak Luncurkan HAJI C-AIRRe 2026, Percepat Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI di Jawa Timur

INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempercepat transformasi digital sektor kesehatan melalui peluncuran Ekosistem Teknologi…

11 jam ago

Realisasi Investasi RI Triwulan II 2026 Capai Rp511,8 Triliun, Hong Kong Geser Singapura sebagai Investor Terbesar

INVESTORJATIM.COM — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani melaporkan…

13 jam ago

PAL dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Maritim, Bidik Efisiensi Armada Penopang Distribusi Energi

INVESTORJATIM.COM – Upaya memperkuat rantai pasok energi nasional melalui kolaborasi antar-BUMN kembali mendapat penguatan. PT…

13 jam ago

PLN Nusantara Power Pacu Transisi Energi, Produksi Listrik Hijau Tembus 490,5 GWh pada Semester I 2026

INVESTORJATIM.COM – Upaya mempercepat transisi energi nasional mulai menunjukkan hasil yang kian nyata. Di tengah…

16 jam ago

FIFGROUP Perkuat Pembinaan UMKM, Salurkan Dana Bergulir Rp1,88 Miliar untuk 524 Pelaku Usaha

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tantangan akses permodalan yang masih dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan…

16 jam ago

Blibli Gelar Salebration 15 Tahun, Hadirkan Promo Bertema Harian hingga Akhir Juli

INVESTORJATIM.COM – Platform e-commerce Blibli menggelar program Salebration 15 Tahun pada 17–28 Juli 2026 dengan…

20 jam ago