Categories: Indeks

PAL dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Maritim, Bidik Efisiensi Armada Penopang Distribusi Energi

PT PAL Indonesia dan PT Pertamina Patra Niaga menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengembangkan kerja sama di bidang pembangunan kapal.

INVESTORJATIM.COM – Upaya memperkuat rantai pasok energi nasional melalui kolaborasi antar-BUMN kembali mendapat penguatan. PT PAL Indonesia dan PT Pertamina Patra Niaga menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengembangkan kerja sama di bidang pembangunan kapal, fasilitas maritim, hingga optimalisasi aset strategis. Langkah ini diharapkan memperkuat industri maritim nasional sekaligus meningkatkan keandalan distribusi energi di seluruh Indonesia.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (14/7/2026).

Kerja sama yang direncanakan berlangsung selama dua tahun itu mencakup pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan kapal serta fasilitas maritim milik PT Pertamina Patra Niaga beserta anak usahanya. Selain itu, kedua perusahaan juga akan menjajaki pengembangan konversi aset kapal menjadi fungsi alternatif yang memiliki nilai tambah komersial.

Sinergi tersebut juga meliputi pemanfaatan produk energi dan turunannya dari Pertamina Patra Niaga, seperti bahan bakar, pelumas, grease, dan refrigerant, untuk mendukung pembangunan, pemeliharaan, serta perbaikan kapal, infrastruktur terminal, hingga operasional galangan PT PAL Indonesia.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem maritim nasional melalui optimalisasi kemampuan industri dalam negeri.

Menurutnya, PT PAL kini memiliki kapabilitas yang terus berkembang, mulai dari pembangunan kapal, jasa pemeliharaan dan perbaikan, hingga rekayasa fasilitas maritim. Melalui kolaborasi ini, perseroan ingin menghadirkan solusi yang lebih komprehensif bagi sektor energi nasional sekaligus memperkuat kemandirian industri maritim Indonesia.

“PT PAL memiliki kapabilitas yang terus berkembang dalam pembangunan kapal, pemeliharaan dan perbaikan kapal, hingga rekayasa fasilitas maritim. Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan solusi yang lebih komprehensif bagi kebutuhan sektor energi nasional sekaligus memperkuat kemandirian industri maritim Indonesia. Sinergi ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk menghadirkan inovasi dan optimalisasi aset strategis nasional,” ujar Kaharuddin dalam keterangan resmi, Kamis (16/7/2026).

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menilai kolaborasi dengan PT PAL menjadi langkah strategis untuk menjaga keandalan infrastruktur pendukung distribusi energi nasional.

Ia menjelaskan, distribusi energi dari Sabang hingga Merauke membutuhkan armada laut yang memiliki spesifikasi khusus karena harus melayani wilayah kepulauan hingga daerah yang hanya dapat dijangkau melalui sungai.

“Kondisi geografis Indonesia didominasi wilayah perairan. Oleh karena itu, salah satu tumpuan operasional kami dalam melayani masyarakat adalah kekuatan armada laut. Banyak daerah yang memiliki kebutuhan energi dalam skala kecil dan tersebar, sehingga kami harus menyiapkan armada kapal yang mampu melakukan dua hingga tiga kali bersandar secara efektif sesuai kondisi geografis setempat,” kata Mars Ega.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut disaksikan jajaran pimpinan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yakni Managing Director Industrialization Ardy Muawin dan Managing Director Business 2 Setyanto Hantoro. Hadir pula Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza bersama jajaran direksi PT Pertamina Patra Niaga dan PT PAL Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Ardy Muawin menegaskan sinergi antarperusahaan strategis nasional menjadi fondasi penting untuk membangun ekosistem industri yang lebih efisien, berdaya saing, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Selanjutnya, kedua perusahaan akan menindaklanjuti nota kesepahaman tersebut melalui identifikasi berbagai proyek strategis yang saling menguntungkan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja kedua perusahaan, tetapi juga memperkuat industri maritim nasional sebagai tulang punggung sektor logistik dan distribusi energi serta memberikan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Penuhi Kebutuhan Konsumen Fortress Luncurkan Tiga Varian Pintu Baja di Ajan PRJ 2026

INVESTORJATIM.COM - Fortress salah satu penyedia pintu baja di bawah naungan PT Jaya Bersama Saputra…

17 jam ago

OJK Dorong Generasi Muda Pahami Peluang Tokenisasi Aset Nyata

INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong generasi muda memahami peluang dan risiko tokenisasi aset…

19 jam ago

Dari Sales Alat Berat jadi CEO 14 Cabang, Zaky Gufron Naik Kelas Bareng BRI Selama 12 Tahun

INVESTORJATIM.COM – Tidak banyak perjalanan karier yang berawal dari menawarkan alat berat ke pelanggan, lalu…

22 jam ago

i-Sentra @Lamongan Tawarkan 6 Keunggulan untuk Tarik Investor Nasional dan Global

INVESTORJATIM.COM - PT Jakamitra Indonesia menghadirkan i-Sentra @Lamongan Smart Eco-Industrial Park sebagai kawasan industri terintegrasi…

22 jam ago

Hyundai JUMP School Perluas Program Pendidikan ke Surabaya, Libatkan 100 Mahasiswa

INVESTORJATIM.COM – Hyundai JUMP School Indonesia kembali melanjutkan program pendampingan pendidikan bagi siswa sekolah dengan…

23 jam ago

Tak Mau Ditunda, Lutfil Hakim Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua PWI Jatim 2026-2031

INVESTORJATIM.COM – Bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur periode 2026-2031 mulai memanas.…

2 hari ago