Categories: Business

Soda Ash Tak Lagi Bergantung Luar Negeri, Pupuk Kaltim Gerakkan Hilirisasi Besar-Besaran

SAMARINDA, INVESTORJATIM – Upaya memperkuat hilirisasi industri kimia nasional kembali mendapat angin segar. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan PT Pertamina Petrochemical Trading resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk kerja sama jual-beli soda ash, yang akan dipasok dari pabrik soda ash pertama di Indonesia yang tengah dibangun Pupuk Kaltim. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam menekan ketergantungan impor dan memperkuat rantai pasok industri strategis.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bukti nyata penguatan hilirisasi lintas sektor sebagaimana visi Asta Cita pemerintah. “Dimulainya kerja sama ini menjadi bukti nyata sinergi dalam memperkuat hilirisasi dan kemandirian industri nasional. Kami mengapresiasi dukungan dari Pertamina Petrochemical dan meyakini pabrik soda ash akan menjadi tonggak penting bagi ekosistem industri nasional,” ujarnya

Pupuk Indonesia Mulai Bangun Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia, Kurangi Impor hingga Rp1 Triliun per Tahun

Menurut Gusrizal, kerja sama ini sekaligus memperkuat kepastian pasar domestik bagi produk soda ash Pupuk Kaltim saat pabrik mulai beroperasi. Dengan jaringan distribusi Pertamina Petrochemical Trading yang luas, pemasaran produk akan lebih optimal untuk mendukung hilirisasi dan mendorong kemandirian industri.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan penting bagi terbentuknya ekosistem industri kimia nasional yang berdaya saing global, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 melalui pemanfaatan teknologi hijau dan ekonomi sirkular,” kata Gusrizal.

Direktur Utama Pertamina Petrochemical Trading, Oos Kosasih, juga menyambut positif kerja sama ini. Menurut dia, sinergi ini sejalan dengan misi pemerintah untuk menekan angka impor bahan baku industri. “Kolaborasi ini adalah langkah nyata mendukung kemandirian industri nasional,” ujar Oos.

PIS Raih Sertifikasi Top Employer 2025, Perkuat Reputasi di Kancah Global

Pabrik soda ash Pupuk Kaltim yang dibangun di kawasan Kaltim Industrial Estate (KIE), Bontang, menjadi proyek strategis nasional mengingat Indonesia masih mengimpor seluruh kebutuhan soda ash untuk industri keramik, detergen, kaca, panel surya, dan sektor lainnya. Dengan kapasitas 300.000 ton per tahun dan target operasi pada 2028, pabrik ini diproyeksikan memenuhi hingga 30% kebutuhan nasional.

Selain memperkuat hilirisasi, pembangunan pabrik ini juga menjadi langkah diversifikasi produk ramah lingkungan. Fasilitas tersebut akan menyerap 174.000 ton CO₂ per tahun sebagai salah satu bahan baku, sekaligus menghasilkan produk samping amonium klorida sebanyak 300.000 ton per tahun yang dapat mendukung industri pupuk dan swasembada pangan. (ONNY ASMARA)

REDAKSI

Recent Posts

Bank Jatim Dorong BPD Resilien dan Kompetitif Lewat Transformasi Digital

INVESTORJATIM.COM — Bank Pembangunan Daerah (BPD) dinilai memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan…

3 jam ago

Petrokimia Gresik Raih Gold TJSL Award 2026 Berkat Program Pengelolaan Sampah

INVESTORJATIM.COM – PT Petrokimia Gresik (Persero) kembali meraih penghargaan tingkat nasional atas implementasi program Tanggung…

4 jam ago

Pelindo Genjot Kompetensi SDM, TPS Latih 16 Pekerja Kuasai Operasional Berbasis Data

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat transformasi operasional dengan meningkatkan kompetensi sumber daya…

9 jam ago

USV Kamikaze PT PAL Makin Canggih, Tak Cuma Bisa Menghantam Sasaran

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia mengungkap kemampuan lain dari Unmanned Surface Vehicle (USV) Kamikaze yang…

13 jam ago

UGM, Indosat, dan NVIDIA Resmi Buka Pusat AI, Bidik Riset Kesehatan hingga Bencana

INVESTORJATIM.COM – Indonesia memperkuat ekosistem kecerdasan buatan (AI) dengan meresmikan UGM Indosat NVIDIA AI Technology…

15 jam ago

GIIAS Surabaya 2026 Lebih Besar, Area Pameran Diperluas dan Merek Otomotif Bertambah

INVESTORJATIM.COM – Jawa Timur kembali menjadi sasaran ekspansi pameran otomotif nasional. Setelah sukses menggelar GAIKINDO…

1 hari ago