Armin Dirut PT Siantar Top Tbk (kiri) bersama Suwanto Direktur, saat Public Expose di Surabaya.
SURABAYA, INVESTORJATIM – PT Siantar Top Tbk (STTP), emiten produsen makanan ringan, membukukan kinerja solid hingga kuartal III/2025 seiring penguatan penjualan dan perluasan jaringan distribusi.
Dalam Public Expose 2025 yang digelar di Surabaya, Selasa (9/12/2025), manajemen menyampaikan bahwa hingga September 2025 perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp885 miliar. Penjualan bersih juga meningkat 4,35% menjadi Rp3,86 triliun dibanding Rp3,70 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini merupakan hasil optimalisasi distribusi dan strategi penetrasi produk di seluruh kanal penjualan.
Direktur Utama Siantar Top, Armin, mengatakan perseroan memproyeksikan pertumbuhan penjualan hingga akhir tahun berada di kisaran 4%–5%. Ia mengakui laba konsolidasi terlihat tertekan akibat pembagian dividen dari entitas anak, namun kinerja organik perseroan tetap menunjukkan tren positif. “Tanpa kontribusi entitas anak, pertumbuhan laba organik kami sebenarnya mencapai dua digit,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Armin juga mengungkapkan bahwa distribusi di wilayah Aceh sempat terganggu akibat bencana alam. Kendati demikian, perusahaan tetap melakukan penyaluran produk kebutuhan darurat seperti biskuit dan kerupuk ke daerah terdampak untuk memastikan ketersediaan pasokan.
Di sisi lain, Direktur Siantar Top, Suwanto, menuturkan bahwa perusahaan secara konsisten merilis 3–5 produk baru setiap tahun untuk pasar domestik maupun ekspor, mencakup kategori biskuit, crackers, hingga snack noodle.
Untuk pengembangan pasar global, perseroan saat ini telah menjangkau Asia Pasifik dan Timur Tengah. Pada 2026, Siantar Top berencana memperkuat penetrasi di pasar eksisting serta merambah wilayah baru seperti Kanada, Amerika Serikat, dan negara-negara CIS (Commonwealth of Independent States). “Kami menargetkan pertumbuhan ekspor tetap dua digit dengan memperluas jaringan distributor serta meluncurkan produk baru,” kata Suwanto.
Kontribusi ekspor hingga kuartal III/2025 tercatat stabil di kisaran 18%–20%, dengan pertumbuhan sekitar 5%–6% secara tahunan. Manajemen menilai pasar global masih menjadi salah satu pilar penting untuk menopang kinerja jangka panjang perusahaan.
Menatap 2026, Siantar Top membidik pertumbuhan dua digit. “Dengan kekuatan produk, jaringan distribusi, dan ekspansi pasar internasional, kami optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan tahun depan,” ujar Suwanto. (Onny)
INVESTORJATIM.COM – Momentum Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT PAL Indonesia untuk memperluas kepedulian sosial melalui…
INVESTORJATIM.COM – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia meresmikan lokasi baru Generali Center Surabaya di Pakuwon…
INVESTORJATIM.COM — Departemen Antropologi dan Laboratorium Manusia, Budaya, dan Ragawi (Lab. MaBuRag) FISIP Universitas Airlangga…
INVESTORJATIM.COM — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG menyalurkan 292 hewan kurban pada momentum…
INVESTORJATIM.COM – PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli menghadirkan program penjualan perdana untuk lini…
INVESTORJATIM.COM – Gelaran Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi dibuka di Grand City Convex Surabaya…