INVESTORJATIM.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan capaian impresif untuk layanan KA Logawa. Sepanjang tahun 2025, kereta api relasi Purwokerto – Ketapang ini tercatat telah melayani sebanyak 630.504 pelanggan. Angka ini menjadi bukti nyata tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api jarak jauh kelas ekonomi premium.
Konektivitas Jawa Tengah hingga Ujung Timur Jawa
Sejak Februari 2025, KAI resmi memperpanjang relasi KA Logawa hingga mencapai Banyuwangi. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat konektivitas antardaerah serta mendukung pengembangan destinasi pariwisata nasional di wilayah timur Pulau Jawa.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa KA Logawa kini menjadi tulang punggung mobilitas yang menghubungkan pusat ekonomi, kawasan pendidikan, hingga destinasi wisata unggulan dalam satu koridor yang terintegrasi.
“Jumlah pelanggan sepanjang 2025 menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menjangkau pusat-pusat produktif dan destinasi wisata,” ujar Anne Purba dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Fasilitas Modern dan Rute Strategis
Guna menunjang kenyamanan penumpang dalam perjalanan jauh, KA Logawa kini menggunakan rangkaian Ekonomi Premium berbahan stainless steel.
Kapasitas: Sekitar 80 tempat duduk per kereta.
Pemberhentian: Berhenti di 19 stasiun besar, termasuk Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Probolinggo, dan Jember.
Akses Wisata: Memudahkan wisatawan menuju destinasi kelas dunia seperti Gunung Ijen melalui akses transportasi yang terjadwal dan terjangkau.
P.Y.M.T. EVP Sekretaris Perusahaan KAI, Wisnu Pramudya, menambahkan bahwa penggunaan sarana modern ini bertujuan agar perjalanan tetap nyaman dan aman, sesuai dengan standar kebutuhan masyarakat modern saat ini.
Mendorong Ekonomi Regional
Data Badan Pusat Statistik (BPS) turut mengonfirmasi tingginya mobilitas penduduk antarkota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan pertumbuhan sektor perdagangan dan pariwisata yang pesat, kehadiran KA Logawa diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata secara berkelanjutan. (FDY)
INVESTORJATIM.COM — PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menggelar kegiatan halalbihalal bersama petani tebu rakyat di…
INVESTORJATIM.COM – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli turun langsung menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XVI periode…
INVESTORJATIM.COM - Di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang masih melandai, PT Suzuki Indomobil Sales…
INVESTORJATIM.COM – PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) kembali menebar sinyal ekspansi agresif di…
INVESTORJATIM.COM – Akses internet cepat tak lagi eksklusif bagi kota besar. Di tengah masih lebarnya…
INVESTORJATIM.COM – Di tengah tekanan industri logistik yang semakin kompetitif dan penuh ketidakpastian, isu tata…