Rayakan HUT ke-46, PT PAL Tancap Gas di Lamongan: Bagi Beasiswa hingga Perluas Basis Industri Maritim

INVESTORJATIM.COM – Di tengah dorongan memperkuat industri maritim nasional, PT PAL Indonesia justru memilih merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dengan cara yang membumi: turun langsung ke pesisir. Bertempat di Desa Sidokelar, Kecamatan Paciran, Lamongan, perusahaan pelat merah ini menggelar tasyakuran dan pesta rakyat, sembari menyalurkan beasiswa—sebuah sinyal bahwa ekspansi industri tak dilepaskan dari investasi sosial di akar rumput.

Perayaan tersebut menjadi wujud syukur sekaligus apresiasi kepada masyarakat pesisir yang selama ini menopang geliat industri maritim. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi penting bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas, terutama di tengah rencana pengembangan galangan di wilayah pesisir Lamongan.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan bahwa kemajuan industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. “Melalui pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Kami berharap mereka kelak dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah dan industri maritim nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga:  Bank Jatim dan Universitas Trunojoyo Madura Kerja Sama Dukung Pembayaran Uang Kuliah

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan Berita Acara Serah Terima (BAST) area workshop dari PT Lamongan Marine Industry kepada PT PAL Indonesia. Prosesi ini ditandai dengan penandatanganan prasasti Tugu Identitas oleh Direktur Utama, menjadi penanda resmi penguatan pijakan bisnis perusahaan di wilayah tersebut.

Langkah ini mempertegas strategi ekspansi PT PAL di Lamongan, sekaligus membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan industri maritim nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Tak hanya itu, perusahaan juga memperkuat komitmen lingkungan melalui penandatanganan kerja sama dengan Universitas Trunojoyo Madura. Kolaborasi ini difokuskan pada pelestarian ekosistem pesisir, menegaskan bahwa ekspansi industri tetap harus berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pesta rakyat yang menghadirkan bazar makanan serta hiburan bagi warga, memperkuat kedekatan antara korporasi dan masyarakat di tengah agenda besar pembangunan industri maritim. (Onny)

Komentar