Menteri Perdagangan Budi Santoso memantau langsung produksi PT Indokarya Internusa di Palembang, Sumatera Selatan
INVESTORJATIM.COM – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan bahwa ketersediaan minyak goreng nasional dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang bulan suci Ramadan 2026. Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah lokasi, termasuk ke pabrik minyak goreng dan pasar tradisional, guna memastikan stok pasokan terus tersedia dan harga masih terkendali di pasar domestik menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri.
Mendag menyampaikan bahwa produksi minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari tidak menghadapi kendala berarti, sehingga kebutuhan masyarakat pada periode peningkatan permintaan ini tetap dapat dipenuhi. Selain itu, pemerintah mendorong produsen memperbanyak produksi minyak goreng second brand selain produk terstandar seperti MINYAKITA, agar pilihan di pasar lebih banyak dan pasokan semakin kuat.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan minyak goreng, sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan di tengah persiapan umat muslim menyambut Ramadan. Pemerintah juga akan terus mengawasi distribusi komoditas strategis lainnya agar tetap aman dan terjangkau bagi konsumen. (TJY)
INVESTORJATIM.COM – Akses internet cepat tak lagi eksklusif bagi kota besar. Di tengah masih lebarnya…
INVESTORJATIM.COM – Di tengah tekanan industri logistik yang semakin kompetitif dan penuh ketidakpastian, isu tata…
INVESTORJATIM.COM - Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat komitmen sosialnya dengan menggelar program…
INVESTORJATIM.COM - Harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 yang dipasarkan melalui Pegadaian mengalami kenaikan…
INVESTORJATIM.COM – Indonesia tak pernah kekurangan agenda pelestarian alam. Namun di tengah derasnya tren gaya…
INVESTORJATIM.COM – Lonjakan tren gaya hidup aktif yang kian menguat, terutama di kalangan generasi muda,…