PLN Nusantara Power Amankan Listrik Nataru, Siapkan Daya Mampu 15.825 MW

PLN Nusantara Power mengamankan pasokan listrik nasional selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui penyiagaan pembangkit, personel, serta pengamanan energi primer di seluruh wilayah operasional.

JAKARTA, INVESTORJATIM – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menyiagakan kapasitas pembangkit sebesar 15.825 megawatt (MW) untuk menjaga keandalan pasokan listrik nasional selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Daya mampu tersebut berasal dari pembangkit yang tersebar di sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali), Sumatera–Kalimantan, serta Sulawesi–Maluku–Papua. Penyiagaan dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan listrik pada periode libur akhir tahun.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan seluruh unit pembangkit berada dalam kondisi siap operasi dan diawasi secara intensif selama masa siaga Nataru.

“Fokus utama kami adalah menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional. Seluruh pembangkit dan personel telah disiagakan agar pasokan listrik tetap aman selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya, Senin (23/12/2025).

Untuk mendukung operasional pembangkit, PLN NP mengerahkan 6.022 personel yang terdiri dari pegawai, tenaga alih daya, dan mitra kerja. Selain itu, sebanyak 2.876 personel pengamanan disiagakan guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan aset kelistrikan.

Dari sisi kesiapan energi primer, pasokan batu bara PLN NP tercatat berada pada kondisi normal dengan rata-rata Hari Operasi (HOP) di atas 15 hari. Ketahanan pasokan gas didukung oleh ketersediaan LNG hingga 24 HOP di terminal-terminal utama, serta stok CNG yang andal di Muara Tawar dan Gresik.

Baca Juga:  PLN Nusantara Power Tembus Pasar Global, Proyek ECRL Malaysia Rampung Lebih Cepat

Sementara itu, persediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh regional berada pada level aman dengan rata-rata mencapai 13,8 HOP. Kondisi ini memastikan seluruh pembangkit berbahan bakar fosil dapat beroperasi optimal selama periode siaga.

PLN NP juga menyiapkan 125 posko siaga pembangkit dan satu posko siaga kantor pusat. Seluruh posko dilengkapi dengan sarana pendukung, antara lain mobil pemadam kebakaran, ambulans, serta material cadang untuk penanganan gangguan secara cepat.

Di luar pengamanan pasokan Nataru, PLN NP turut mempercepat pemulihan pembangkit di wilayah terdampak bencana guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional.

Dengan kesiapan kapasitas pembangkit dan pasokan energi primer tersebut, PLN Nusantara Power optimistis dapat menjaga pasokan listrik nasional tetap andal sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Onny)

Komentar