
SURABAYA, INVESTORJATIM — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, langsung mengaktifkan langkah tanggap darurat untuk membantu warga yang terdampak banjir di sejumlah daerah di Sumatera Utara pada Jumat (28/11/2025).
Sebagai respons cepat, PGN menyalurkan bantuan awal berupa paket logistik yang mencakup kebutuhan pangan, obat-obatan, serta perlengkapan penting bagi ibu dan anak. Bantuan tahap pertama senilai Rp180 juta tersebut telah dikirimkan ke titik-titik terdampak sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa darurat.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan rasa duka atas bencana yang melanda berbagai wilayah di Sumatera. Ia menegaskan bahwa PGN berkomitmen hadir membantu para pekerja dan masyarakat yang terdampak melalui aksi nyata di lapangan.
“Kami merasakan duka yang dialami masyarakat. Melalui Program Pertamina Peduli, PGN bersama seluruh Subholding dan Holding Pertamina bergerak cepat untuk memastikan bantuan dapat segera diterima warga yang membutuhkan,” ujar Fajriyah dalam keterangan tertulis dari Surabaya, Minggu (30/11/2025).
Fajriyah menjelaskan, bantuan awal difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, telur, serta obat-obatan dasar. PGN juga menyiapkan perlengkapan khusus bagi ibu dan anak, termasuk popok dan pembalut, untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat.
Adapun bantuan yang dikirim meliputi makanan siap konsumsi, pakaian layak pakai, roti dan biskuit, air minum, hingga paket kesehatan. Semua dukungan tersebut didistribusikan sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain bantuan dari Sumatera Utara, PGN juga mengirimkan logistik tambahan dari Jakarta. Pengiriman dilakukan secara bertahap bekerja sama dengan BNPB dan sejumlah pihak terkait, menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma.
“Pengiriman bantuan dilakukan bertahap untuk tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Pada tahap pertama ini, prioritas kami adalah Sumatera Utara dan Aceh, mengingat kebutuhan darurat di dua wilayah tersebut,” jelas Fajriyah.
Ia menambahkan bahwa PGN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan BNPB agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.
“Harapan kami, bantuan ini dapat membantu meringankan kesulitan warga sekaligus mempercepat proses penanganan bencana,” tutupnya. (ONNY)









Komentar