Penjualan Mobil Nasional 2025 Turun 7,2%, Strategi “Ngebut” APM Selamatkan Target Ritel

JAKARTA, INVESTORJATIM.COM – Industri otomotif nasional menutup tahun 2025 dengan catatan raport merah pada sisi wholesales, meski menunjukkan performa impresif pada penjualan ritel di pengujung tahun. Berdasarkan data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar mobil Indonesia masih mengalami kontraksi tahunan.

Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, angka penjualan mobil secara wholesales (pabrikan ke dealer) tercatat sebanyak 803.687 unit. Capaian ini mengalami penurunan sebesar 7,2% dibandingkan perolehan tahun 2024 yang mencapai 865.723 unit.

Penjualan Ritel Lampaui Target Revisi
Meskipun angka wholesales menurun, kinerja penjualan ritel (dealer ke konsumen) memberikan angin segar bagi industri. Total penjualan ritel sepanjang 2025 mencapai 833.692 unit.

Angka ini secara signifikan melampaui target revisi yang ditetapkan Gaikindo sebelumnya, yakni sebesar 780.000 unit. Lonjakan tajam terutama terjadi pada bulan Desember 2025, di mana penjualan ritel meroket 22,7% menjadi 93.833 unit dibandingkan Desember tahun sebelumnya.

Strategi Diskon dan Perubahan Insentif
Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menjelaskan bahwa tren positif di bulan terakhir tahun 2025 dipicu oleh langkah agresif para Agen Pemegang Merek (APM).

“Semua APM ‘ngebut’ di Desember 2025, dengan promosi habis-habisan dan diskon besar,” ujar Jongkie, Minggu (11/1/2026).

Selain faktor promo, lonjakan permintaan juga didorong oleh rencana penghentian beberapa insentif pemerintah, termasuk kebijakan bebas bea masuk impor utuh (Completely Built Up/CBU) untuk kendaraan listrik. Hal ini memicu konsumen untuk menyegerakan pembelian sebelum harga kembali normal.

Penguasa Pasar 2025
Sejumlah pabrikan Jepang masih mendominasi peta persaingan otomotif di tanah air. Berikut adalah tiga besar pabrikan dengan penjualan wholesales tertinggi sepanjang 2025:

Peringkat          Pabrikan                Jumlah Penjualan (Wholesales)

1                       Toyota                     250.431 unit

2                       Daihatsu                 130.677 unit

3                       Mitsubishi Motors    71.781 unit

Proyeksi 2026: Optimis Namun Realistis
Terkait target untuk tahun 2026, Gaikindo menyatakan masih melakukan pembahasan intensif dengan seluruh anggota asosiasi. Jongkie menekankan pentingnya sikap waspada di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

“Kita harus selalu optimis tetapi tetap realistis. Target 2026 masih harus dibahas lebih lanjut dengan seluruh anggota,” pungkasnya. (RHZ)

REDAKSI

Recent Posts

PT PAL Salurkan Kurban ke Surabaya dan Pesisir Lamongan, Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

INVESTORJATIM.COM – Momentum Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT PAL Indonesia untuk memperluas kepedulian sosial melalui…

11 jam ago

Generali Perkuat Layanan Lewat Kantor Baru Di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia meresmikan lokasi baru Generali Center Surabaya di Pakuwon…

1 hari ago

FISIP UNAIR Soroti Transformasi Budaya Korporasi dan ESG dalam Pengelolaan Ekosistem Bromo

INVESTORJATIM.COM — Departemen Antropologi dan Laboratorium Manusia, Budaya, dan Ragawi (Lab. MaBuRag) FISIP Universitas Airlangga…

1 hari ago

SIG Tebar 292 Hewan Kurban di 19 Provinsi, Dorong UMKM Lokal saat Iduladha 1447 H

INVESTORJATIM.COM — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG menyalurkan 292 hewan kurban pada momentum…

1 hari ago

Blibli Tawarkan Program Penjualan Perdana OPPO Find X9 Series hingga Akhir Juni

INVESTORJATIM.COM – PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli menghadirkan program penjualan perdana untuk lini…

1 hari ago

ICX 2026 Digelar di Surabaya, Industri Kopi Jatim Bidik Penguatan UMKM hingga Branding Global

INVESTORJATIM.COM – Gelaran Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi dibuka di Grand City Convex Surabaya…

1 hari ago