Categories: HeadlineIndeks

Pemerintah Sampaikan Hasil Pertemuan dengan MSCI soal Pasar Modal

INVESTORJATIM.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan hasil pertemuannya dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dilakukan secara daring bersama Bursa Efek Indonesia (BEI). Pertemuan tersebut membahas perkembangan pasar modal Indonesia serta langkah-langkah reformasi yang tengah dilakukan pemerintah.

“Pertemuan MSCI dengan Bursa Efek Indonesia dilakukan secara zoom. Jadi saya melihat dengan masuknya net inflow asing, mereka percaya dengan upaya reformasi yang dilakukan,” ujar Menteri Airlangga di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

Airlangga menjelaskan, arus dana asing (foreign flow) menjadi salah satu indikator penting untuk memantau kepercayaan investor global terhadap pasar saham nasional. Sebelumnya, MSCI sempat merilis laporan yang berdampak pada anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga delapan persen pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026.

Dalam laporannya, MSCI menyoroti sejumlah persoalan di pasar saham Indonesia, antara lain rendahnya transparansi, maraknya praktik manipulasi saham atau goreng saham, serta ketentuan free float emiten yang dinilai masih belum memadai. Menindaklanjuti hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan agar dilakukan reformasi di Bursa Efek Indonesia sesuai dengan persyaratan dan rekomendasi MSCI.

Sebagai respons, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan delapan aksi percepatan reformasi untuk memperkuat integritas pasar modal. Salah satu langkah utama adalah menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen dari sebelumnya 7,5 persen. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan porsi kepemilikan saham publik dan likuiditas pasar.

Selain itu, OJK juga memperkuat transparansi Ultimate Beneficial Ownership serta keterbukaan afiliasi pemegang saham. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia dan daya tarik investasi dengan regulasi yang lebih tegas dan selaras dengan praktik internasional.

Aksi reformasi berikutnya mencakup penguatan data kepemilikan saham oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) agar lebih granular dan andal. Data tersebut nantinya akan dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. OJK juga mendorong demutualisasi BEI sesuai amanat undang-undang guna meningkatkan tata kelola, mengurangi konflik kepentingan, serta memperkuat independensi, transparansi, dan efisiensi penyelenggaraan bursa.

OJK turut menegaskan penguatan penegakan hukum secara tegas dan berkelanjutan, khususnya terhadap praktik manipulasi transaksi saham dan penyebaran informasi menyesatkan yang merugikan investor, terutama investor ritel.

Di sisi lain, penguatan tata kelola emiten juga menjadi fokus reformasi. OJK mewajibkan pendidikan berkelanjutan bagi direksi, komisaris, dan komite audit emiten, serta mensyaratkan penyusun laporan keuangan emiten memiliki sertifikasi Certified Accountant (CA).

Langkah reformasi lainnya meliputi pendalaman pasar secara terintegrasi untuk memperkuat peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang. Seluruh upaya tersebut dilakukan melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah, self-regulatory organization (SRO), pelaku industri, dan para pemangku kepentingan lainnya. (LZY)

REDAKSI

Recent Posts

Terminal Teluk Lamong Perkuat Konsep Green Port Menuju Net Zero Emission 2060

INVESTORJATIM.COM - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) memperkuat transformasi operasional berbasis konsep Green Port melalui…

2 jam ago

Magister Manajemen UM Gresik Jalani Asesmen Lapangan LAMEMBA

INVESTORJATIM.COM – Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) menjalani Asesmen Lapangan…

15 jam ago

Lloyd’s Register Nilai Kapabilitas PT PAL Mampu Bangun Kapal Berteknologi Tinggi

INVESTORJATIM.COM – Lloyd’s Register (LR) menilai PT PAL Indonesia memiliki kapabilitas kuat dalam membangun kapal…

18 jam ago

5 Ribu Peserta Berbagi Pengalaman di Ajang BrookFarm Almond Run 2026

  INVESTORJATIM.COM, 5.000 peserta berbagai kalangan mulai dari pelari pemula, keluarga, hingga komunitas lari resmi…

20 jam ago

37 Persen Konsumen Indonesia Belum Pernah Beli Produk Berkelanjutan, Ini Penyebabnya

INVESTORJATIM.COM – Minat masyarakat Indonesia terhadap produk ramah lingkungan terus berkembang. Namun, masih ada kesenjangan…

21 jam ago

Emil Dardak Dorong Konektivitas dan Industri Hijau untuk Tekan Ketimpangan Inflasi

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong penguatan konektivitas antardaerah dan transformasi…

2 hari ago