Categories: HeadlineIndeksMarket

Optima Prima Metal Sinergi (OPMS) Optimistis Capai Target Omzet 2024

Jajaran direksi dan komisaris saat Paparan Publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) di Bangkalan, Madura, Jumat (14/06/2024). Foto: Ist

SURABAYA, investorjatim – Emiten yang bergerak dalam bisnis penjualan potongan besi atau besi scrap, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) optimistis mampu mencapai target penjualan tahun 2024 ini sebesar Rp 55- 65 miliar.

Direktur Utama Meilyna Widjaja PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk menyatakan pada tahun 2024 ini perseroan menetapkan target penjualan Rp 55-65 miliar. Sementara sampai kuartal I-2024 ini perseroan telah membukukan penjualan sebesar Rp 23,25 miliar, naik 12.745,8% jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2023 yang sebesar Rp 181 juta.

Penjualan sampai pada kuartal I-2024 sebesar Rp 23,25 miliar tersebut telah mencapai kurang lebih 35% dari target yang ditetapkan tersebut. Ini merupakan pencapaian omzet Q1 yang terbaik sepanjang 5 tahun terakhir OPMS

“Dengan demikian, perseroan tetap optimis bisa mencapai target tersebut dan saat ini perseroan juga masih dalam proses pembelian 2 kapal dengan perkiraan tonase 5.000 ton, semoga pada akhir bulan Juni atau awal Bulan Juli awal Perseroan dapat merealisasikannya,” kata Meilyna Widjaja saat Paparan Publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Bangkalan, Madura, Jumat (14/06/2024)

Selain itu, guna menggenjot target penjualan Rp 55-65 miliar tahun 2024, perseroan juga tidak lagi menempatkan dananya di deposito, tetapi untuk pembelian kapal yang digunakan sebagai bahan baku. Memamg, hal itu berdampak pada kinerja pada kuartal I-2024, di mana pendapatan bunga bank menurun menjadi Rp 64 juta-an dibandingkan periode yang sama tahun 2023 lalu yang sebesar Rp 183 juta-an.

“Seharusnya ini merupakan satu kemajuan atau prestasi bagi OPMS, memang jika dilihat di satu sisi kita menggunakan kaca mata bunga, betul itu menurun, tetapi jika dilihat dari sisi operasional, maka pada tahun 2024 ini perseroan tidak lagi menempatkan uang di deposito, tetapi perseroan berhasil membelikan kapal yang digunakan sebagai bahan baku dan hal ini dapat dilihat sampai dengan Q1 Omzet perseroan meningkat jauh dibandingkan tahun 2023,” beber dia.

Meski demikian, Meilyna tak mengelak jika pada kuartal I-2024 ini perseroan masih mengalami rugi sebesar Rp 1,36 miliar atau turun 17,06% yang sebesar Rp 280,74 juta bila dibandingkan rugi bersih tahun 2023 yang sebesar Rp 1,64 miliar.

“Jadi perseroan tetap optimis dengan kinera yang lebih baik tahun ini,” tandasnya.

Pada kesempatan sama, Direktur PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk Rubbyanto Ping Hauw menambahkan pada tahun 2023 lalu, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp 9,11 miliar, terjadi penurunan sebesar 59,50% jika dibandingkan dengan tahun 2022. Begitu pula perseroan mengalami rugi sebesar Rp 4,75 miliar atau naik drastis hingga 451,95% yang sebesar Rp 3,89 miliar jika dibandingkan rugi bersih tahun 2022 yang sebesar Rp 860,85 juta.

Terhadap capaian kinerja 2023 tersebut, dia menjelaskan bahwa pada awal tahun 2023 sampai dengan akhir kuartal III-2023, perseroan mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku.

“Penyebab utama adalah adanya pergeseran dinamika supply chain, dimana perusahan pelayaran skala menengah yang dulunya membeli kapal baru, mereka beralih untuk membeli kapal bekas di KPKNL. Mereka kemudian merekondisi kapal tersebut agar layak jalan untuk digunakan sebagai armada laut mereka,” ungkapnya.

Hal tersebut, sambung Rubbyanto, membuat perseroan kesulitan untuk bersaing, di mana kapal-kapal itu dulunya adalah merupakan bahan baku utama OPMS.

“Hal ini dapat diketahui karena perseroan selalu kalah dalam lelang dengan selisih harga yang sangat jauh dari pemenang lelang sehingga ini dapat diindikasikan bahwa kapal kapal tersebut dibeli bukan untuk di scrap. Pada pertengahan tahun 2023 lalu perseoan mengikuti lelang untuk kapal-kapal yang kondisinya sudah tidak layak operasi dan pada bulan November 2023 perseroan memenangkan lelang di KPKNL atas kapal AHTS Sound,” pungkasnya. RD

REDAKSI

Recent Posts

Bukan Cuma Sunrise, Grand Whiz Hotel Bromo Bikin Liburan Naik Kelas

INVESTORJATIM.COM – Semua orang tahu Bromo itu magis. Berburu sunrise jam 3 pagi, jip melibas…

46 menit ago

Merdeka Copper (MDKA) Cetak Penjualan US$817 Juta di Kuartal III/2026, Topang Rekor Bijih Nikel

INVESTORJATIM.COM – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan kinerja operasional solid pada kuartal III/2026…

5 jam ago

Pasar Saham Naik Turun, BEI Ingatkan Investor Jangan Panik dan Tetap Disiplin

INVESTORJATIM.COM – Naik-turunnya harga saham adalah hal wajar di pasar modal. Pergerakannya dipengaruhi kinerja perusahaan…

5 jam ago

Waspada Deepfake Investasi, BEI: Jangan Tergiur Video Tokoh Terkenal Janjikan Cuan Besar

INVESTORJATIM.COM – Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) memudahkan masyarakat mencari informasi investasi, tapi juga membuka celah…

5 jam ago

Samsung Galaxy A08 Usung Helio G99+ dan RAM Plus, Andalkan Multitasking dan Update 6 Generasi

INVESTORJATIM.COM – Samsung Electronics Indonesia mengandalkan kemampuan multitasking pada Galaxy A08 untuk menyasar pengguna dengan…

6 jam ago

PWI Jatim Kenang Kepemimpinan Rudy Saladin, Dinilai Hangat dan Terbuka kepada Pers

INVESTORJATIM.COM – Perjalanan Mayjen TNI Rudy Saladin sebagai Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya meninggalkan kesan tersendiri…

18 jam ago