Categories: HeadlineIndeks

Nasim Khan Desak Pertamina Siapkan Langkah Antisipatif Lonjakan Konsumsi BBM Jelang Mudik

INVESTORJATIM.COM – Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, memberikan peringatan tegas mengenai pentingnya kesiapan energi nasional menjelang tiga minggu sebelum (H-3 minggu) perayaan Lebaran 2026. Ia menekankan bahwa PT Pertamina (Persero) wajib melakukan langkah antisipatif ekstra guna menghadapi lonjakan konsumsi bahan bakar yang diprediksi akan meningkat signifikan.

“Momentum mudik Lebaran selalu memicu peningkatan konsumsi bahan bakar yang drastis, baik untuk kendaraan darat maupun sektor penerbangan. Langkah mitigasi harus disiapkan jauh sebelum puncak arus mudik terjadi,” ujar Nasim Khan dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (1/3).

Fokus pada Wilayah Prioritas dan Jalur Mudik Utama
Politikus PKB ini menyoroti perlunya penguatan safety stock atau cadangan aman di seluruh Terminal BBM dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Menurutnya, fokus utama harus diberikan pada titik-titik krusial yang menjadi urat nadi perjalanan mudik.

Beberapa wilayah prioritas yang menjadi sorotan antara lain:

1. Jalur Pantura (Pantai Utara Jawa).

2. Tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatra.

3. Kota-kota tujuan mudik utama di seluruh Indonesia.

“Optimalisasi kilang domestik seperti Kilang Balongan dan Kilang Cilacap menjadi faktor kunci. Kita butuh tingkat utilisasi tinggi untuk menjamin stabilitas pasokan nasional,” tambah Nasim.

Pertamina Siapkan Skenario Mitigasi Berlapis
Merespons perhatian legislatif, PT Pertamina (Persero) menyatakan telah melakukan berbagai persiapan matang. Dalam dialog dengan para pemimpin redaksi media nasional sebelumnya, Pertamina memastikan ketersediaan pasokan BBM hingga Avtur berada dalam kondisi aman.

Corporate Secretary PT Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa perusahaan telah menerapkan skenario build up stock jauh-jauh hari. Strategi ini dirancang agar pelayanan kepada masyarakat dan operasional penerbangan tidak terganggu oleh hambatan pasokan.

“Kami telah menyiapkan skenario plan A, B, hingga C agar semua mitigasi siap berlapis. Tujuan kami adalah menjaga ketahanan energi dan mengamankan fase jam-jam sibuk seperti libur hari besar keagamaan ini,” jelas Arya.

Arya menambahkan bahwa sistem distribusi dan logistik Pertamina telah teruji dalam berbagai kondisi darurat, termasuk penanganan bencana. Dengan mitigasi berlapis ini, Pertamina optimistis dapat mengawal kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026 tanpa kendala energi. (OEJ)

REDAKSI

Recent Posts

Magister Manajemen UM Gresik Jalani Asesmen Lapangan LAMEMBA

INVESTORJATIM.COM – Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) menjalani Asesmen Lapangan…

5 jam ago

Lloyd’s Register Nilai Kapabilitas PT PAL Mampu Bangun Kapal Berteknologi Tinggi

INVESTORJATIM.COM – Lloyd’s Register (LR) menilai PT PAL Indonesia memiliki kapabilitas kuat dalam membangun kapal…

7 jam ago

5 Ribu Peserta Berbagi Pengalaman di Ajang BrookFarm Almond Run 2026

  INVESTORJATIM.COM, 5.000 peserta berbagai kalangan mulai dari pelari pemula, keluarga, hingga komunitas lari resmi…

10 jam ago

37 Persen Konsumen Indonesia Belum Pernah Beli Produk Berkelanjutan, Ini Penyebabnya

INVESTORJATIM.COM – Minat masyarakat Indonesia terhadap produk ramah lingkungan terus berkembang. Namun, masih ada kesenjangan…

11 jam ago

Emil Dardak Dorong Konektivitas dan Industri Hijau untuk Tekan Ketimpangan Inflasi

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong penguatan konektivitas antardaerah dan transformasi…

1 hari ago

J&T Express Catat Lonjakan Pengiriman 65% pada Semester I/2026

INVESTORJATIM.COM – J&T Express mencatat pertumbuhan volume pengiriman lebih dari 65% pada paruh pertama 2026…

1 hari ago