Categories: FinanceIndeksNational

LPS: Indeks Menabung Konsumen Naik Jadi 79,4 pada Agustus 2026

Humas LPS

INVESORJATIM.COM — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat Indeks Menabung Konsumen (IMK) pada Agustus 2026 menguat 1,6 poin secara bulanan menjadi 79,4. Penguatan terutama didorong meningkatnya kemauan masyarakat untuk menabung.

Berdasarkan hasil Survei Konsumen dan Perekonomian (SKP) LPS, Indeks Kemauan Menabung (IKMM) naik 3,4 poin menjadi 86,9. Sementara itu, Indeks Kemampuan Menabung (IKPM) turun tipis 0,2 poin menjadi 71,8.

LPS menilai peningkatan kemauan menabung terjadi seiring meredanya tekanan harga pangan dan bahan bakar minyak (BBM).

IKMM tercermin dari kenaikan proporsi responden yang menilai Agustus sebagai waktu yang tepat untuk menabung, dari 23,2% pada Juli menjadi 24,7%. Responden yang menilai tiga bulan mendatang sebagai waktu tepat menabung juga meningkat dari 28,5% menjadi 31,8%.

Namun, kemampuan menabung masih menghadapi tekanan. Persentase responden yang menyatakan tidak pernah menabung naik dari 37,2% menjadi 38,1%.

Berdasarkan kelompok pendapatan, kenaikan IMK terbesar terjadi pada rumah tangga berpendapatan hingga Rp1,5 juta per bulan yang naik 11,7 poin. Kelompok berpendapatan di atas Rp3 juta hingga Rp7 juta juga meningkat 9,7 poin.

Di sisi lain, IMK kelompok berpendapatan Rp1,5 juta-Rp3 juta turun 7,4 poin, sedangkan kelompok berpendapatan di atas Rp7 juta turun 8,9 poin. Meski demikian, kelompok berpendapatan di atas Rp7 juta masih mencatat indeks di atas 100.

Sementara itu, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Agustus 2026 turun 0,4 poin menjadi 83,8. Pelemahan berasal dari Indeks Situasi Saat Ini yang turun 2,5 poin menjadi 61,5.

Sebaliknya, Indeks Ekspektasi menguat 1,1 poin menjadi 100,5. Kondisi ini menunjukkan optimisme konsumen terhadap prospek ekonomi dan pendapatan ke depan masih terjaga.

LPS menyebut pelemahan kepercayaan konsumen dipengaruhi kenaikan harga bahan pokok, terbatasnya lapangan kerja, serta tekanan sektor pertanian akibat kekeringan dan gagal panen. Namun, penurunan harga BBM dan normalisasi pasokan menahan pelemahan tersebut.(Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Bikin Kapal Perang Berenergi Bersih, PT PAL Gandeng BRIN Riset Penggerak KRI Sriwijaya-100

INVESTORJATIM.COM – Ambisi kemandirian teknologi maritim nasional naik level. PT PAL Indonesia (Persero) menggandeng Badan…

8 jam ago

Gandeng Naval Group Prancis, PT PAL Siapkan Bengkel Raksasa untuk Kapal Selam

INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia…

17 jam ago

Tak Cuma Bisa Bayar Pakai QRIS, Mahasiswa UNAIR Kini Diajari Cara Adukan Jebakan Digital Bareng BRI

INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…

17 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84%, Investasi Semester I/2026 Capai Rp72,7 Triliun

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,84%…

1 hari ago

Ekonomi Jatim Tumbuh, Kadin Soroti Kualitas Lapangan Kerja dan Daya Saing Industri

INVESTORJATIM.COM — Forum Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (FORJEBS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Refleksi Jawa…

1 hari ago

Jaga Reputasi di Tengah Gempuran AI, BRI Gembleng Humas Daerah di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Satu isu lokal di daerah bisa meledak menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan…

1 hari ago