Categories: Indeks

Lloyd’s Register Nilai Kapabilitas PT PAL Mampu Bangun Kapal Berteknologi Tinggi

Vice President Naval & Government Business Lloyd’s Register David Lloyd (dua kiri) saat berkunjung ke PT PAL Indonesia.

INVESTORJATIM.COM – Lloyd’s Register (LR) menilai PT PAL Indonesia memiliki kapabilitas kuat dalam membangun kapal dengan teknologi dan tingkat kompleksitas tinggi. Penilaian tersebut disampaikan setelah LR melakukan kunjungan ke fasilitas PT PAL Indonesia di Surabaya, Kamis (27/8/2026).

Vice President Naval & Government Business Lloyd’s Register David Lloyd mengatakan kualitas PT PAL Indonesia tidak kalah dibandingkan sejumlah galangan kapal di negara lain, termasuk Inggris dan Polandia.

“PT PAL is one of the best quality,” ujar David dalam kunjungan tersebut.

Menurut dia, Lloyd’s Register telah menjadi bagian dari perjalanan PT PAL Indonesia selama lebih dari 20 tahun, khususnya dalam pembangunan kapal untuk TNI Angkatan Laut maupun pelanggan internasional.

Sejumlah proyek yang melibatkan kedua pihak antara lain pembangunan Frigate Merah Putih dan Landing Dock.

David menegaskan LR berkomitmen melanjutkan kerja sama dengan PT PAL Indonesia dalam berbagai proyek pengembangan kapal ke depan.

“Kami merasa terhormat dan bangga dapat melayani PT PAL serta berharap dapat melanjutkan kolaborasi untuk berbagai proyek di masa mendatang. Kami akan terus memberikan dukungan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan kemitraan dengan perusahaan dan institusi global harus mampu memberikan nilai tambah bagi pengembangan industri maritim nasional.

Menurutnya, transfer teknologi dan pengetahuan tidak boleh berhenti pada peningkatan kapabilitas PT PAL, tetapi juga perlu memberikan dampak lebih luas bagi ekosistem industri dalam negeri.

“Transfer of Technology tidak hanya kepada PT PAL, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi ekosistem nasional. Kami berharap kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dengan mitra global dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi penguatan industri maritim Indonesia,” ujar Kaharuddin.

Ke depan, kerja sama PT PAL Indonesia dan Lloyd’s Register akan difokuskan pada sejumlah bidang strategis, seperti autonomous ships, automation, inovasi, serta adopsi artificial intelligence (AI).

Dalam pengembangan kapal otonom, aspek keselamatan dan sertifikasi menjadi salah satu faktor utama. Proses tersebut mencakup system decomposition, pengukuran technology readiness, risk assessment, software conformity assessment, hingga proses verifikasi dan pengujian.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan PT PAL Indonesia memasuki pengembangan kapal generasi baru sekaligus meningkatkan daya saing industri galangan nasional di pasar global. (onny)

REDAKSI

Recent Posts

DPRD Surabaya Usulkan Tol Tengah Kota Digeser ke Timur, Ini Alasannya

INVESTORJATIM.COM – Polemik pembangunan Tol Tengah Kota Surabaya kembali mencuat. Kali ini, DPRD Surabaya menawarkan…

5 jam ago

Swiss-Belexpress Jemursari Surabaya Buka Express Café dan Sapphire Meeting Room

INVESTORJATIM.COM — Swiss-Belexpress Jemursari Surabaya memperkenalkan dua fasilitas terbaru, yakni Express Café dan Sapphire Meeting…

15 jam ago

Terminal Teluk Lamong Perkuat Konsep Green Port Menuju Net Zero Emission 2060

INVESTORJATIM.COM - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) memperkuat transformasi operasional berbasis konsep Green Port melalui…

17 jam ago

Magister Manajemen UM Gresik Jalani Asesmen Lapangan LAMEMBA

INVESTORJATIM.COM – Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) menjalani Asesmen Lapangan…

1 hari ago

5 Ribu Peserta Berbagi Pengalaman di Ajang BrookFarm Almond Run 2026

  INVESTORJATIM.COM, 5.000 peserta berbagai kalangan mulai dari pelari pemula, keluarga, hingga komunitas lari resmi…

2 hari ago

37 Persen Konsumen Indonesia Belum Pernah Beli Produk Berkelanjutan, Ini Penyebabnya

INVESTORJATIM.COM – Minat masyarakat Indonesia terhadap produk ramah lingkungan terus berkembang. Namun, masih ada kesenjangan…

2 hari ago