Categories: Indeks

Likuiditas Disuntik, BEI Resmi Luncurkan “Market Maker”

INVESTORJATIM.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menekan pedal gas reformasi pasar. Bursa resmi mengimplementasikan kuotasi Liquidity Provider saham—langkah strategis yang digadang-gadang bakal menyuntik likuiditas sekaligus merapikan efisiensi transaksi di lantai bursa. Babak baru ini ditandai dengan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas pada Senin (20/4), menjadi sinyal kuat bahwa BEI serius membenahi kedalaman pasar yang selama ini kerap menjadi sorotan.

Pada tahap awal, Phintraco Sekuritas langsung bergerak dengan memberikan kuotasi berupa penyediaan order beli dan jual pada lima saham, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS). Kehadiran Liquidity Provider ini berperan krusial dalam meningkatkan kualitas perdagangan, mulai dari penyempitan bid-ask spread, peningkatan kedalaman pasar, hingga mempermudah investor dalam mengeksekusi transaksi.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, menegaskan bahwa partisipasi aktif Anggota Bursa sebagai Liquidity Provider merupakan fondasi penting dalam memperkuat likuiditas sekaligus kualitas pembentukan harga (price discovery). “BEI mengapresiasi komitmen Phintraco Sekuritas dalam mendukung program ini. Kami berharap langkah ini dapat mendorong peningkatan likuiditas, khususnya pada saham-saham yang memiliki potensi berkembang lebih optimal,” ujarnya.

BEI menilai keterlibatan Anggota Bursa akan menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi program ini. Karena itu, bursa terus mendorong partisipasi yang lebih luas dari pelaku pasar agar inisiatif ini berjalan optimal. Keberhasilan kuotasi perdana ini diharapkan menjadi katalis bagi Anggota Bursa lain untuk ikut terlibat, sehingga ekosistem perdagangan semakin likuid, kredibel, dan kompetitif—sekaligus memperdalam struktur pasar domestik.

Ke depan, BEI akan melakukan evaluasi berkelanjutan, menyiapkan skema insentif, serta mendorong partisipasi aktif dari seluruh Anggota Bursa dalam program Liquidity Provider saham. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat fondasi pasar sekaligus meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia di tingkat regional maupun global.

Informasi lengkap mengenai daftar saham yang dikuotasikan oleh Liquidity Provider dapat diakses melalui situs resmi BEI pada halaman Data Pasar. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Bogasari Perkuat Kompetensi Guru Kuliner SMKN 3 Kediri, Siapkan Inovasi Produk Sehat Berbasis Pangan Lokal

INVESTORJATIM.COM – PT Bogasari Flour Mills melalui Bogasari Baking Center (BBC) Surabaya kembali memperkuat kolaborasi…

3 jam ago

Misi Dagang Jatim-Sulut 2026 Bukukan Transaksi Rp1,88 Triliun, Perkuat Peluang Investasi dan UMKM

INVESTORJATIM.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatat capaian positif melalui gelaran Misi Dagang dan…

6 jam ago

Rupiah Tertekan, Siantar Top Siapkan Jurus Efisiensi dan Perkuat Ekspor

INVESTORJATIM.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus hampir Rp18.000 per dolar Amerika Serikat mulai…

7 jam ago

BEI Gandeng Maskapai, Awak Pesawat Diajak Melek Investasi Saham

INVESTORJATIM.COM – Di tengah meningkatnya jumlah investor pasar modal di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia…

9 jam ago

Munas FKDK BPD SI 2026 Tetapkan Adnas sebagai Ketua Umum, Perkuat Transformasi Digital dan Daya Saing BPD

INVESTORJATIM.COM — Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPD SI) resmi…

11 jam ago

PLN Nusantara Power Borong 22 Penghargaan CSR, Program Pemberdayaan Masyarakat Jadi Sorotan

INVESTORJATIM.COM – PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali menorehkan prestasi dengan meraih 22 penghargaan dalam…

1 hari ago