bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, OJK siapkan skema keringanan kredit untuk puluhan ribu debitur yang terdampak bencana.
JAKARTA, INVESTORJATIM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasi bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah memukul aktivitas keuangan lebih dari 103 ribu debitur. Angka tersebut diperkirakan masih akan bergerak naik seiring proses pendataan di lapangan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa otoritas sudah menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga stabilitas sektor perbankan sekaligus memberi ruang napas bagi debitur yang tengah kesulitan.
“Data sementara menunjukkan sekitar 103.613 debitur terdampak langsung. Pendataan masih berjalan dan jumlahnya besar kemungkinan bertambah,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Untuk meringankan beban masyarakat dan pelaku usaha yang wilayahnya terkena bencana, OJK mengaktifkan ketentuan dalam POJK 19/2022 terkait perlakuan khusus bagi lembaga jasa keuangan di daerah terdampak.
Skema relaksasi yang diberikan mencakup tiga poin utama:
1. Penilaian kualitas kredit berbasis ketepatan pembayaran untuk kredit hingga Rp10 miliar. 2. Status lancar untuk kredit yang direstrukturisasi, baik kredit yang diberikan sebelum maupun setelah bencana. Untuk penyelenggara LPBBTI, restrukturisasi memerlukan persetujuan pemberi dana. 3. Pemberian pembiayaan baru kepada debitur terdampak dengan pemisahan kualitas kredit antara fasilitas lama dan fasilitas baru.
Kebijakan relaksasi ini diberlakukan selama tiga tahun sejak ditetapkan pada 10 Desember 2025. (Onny)
INVESTORJATIM.COM - PT Pertamina (Persero) tercatat belum melakukan penyesuaian harga untuk bahan bakar minyak (BBM)…
INVESTORJATIM.COM - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Pertumbuhan Ekonomi menegaskan bahwa ketahanan ekonomi…
INVESTORJATIM.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api dengan…
INVESTORJATIM.COM – Emiten properti dan pengelola pusat perbelanjaan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan kinerja…
INVESTORJATIM.COM - Lonjakan drastis jumlah jemaah haji di Masjidil Haram mulai berdampak pada biaya layanan…
INVESTORJATIM.COM — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) meluncurkan aplikasi mobile banking…