Laba Bersih Sinar Terang Mandiri (MINE) Naik 41% Sepanjang 2024

Salah satu bisnis PT Sinar Terang Mandiri Tbk yakni memproduksi dan memproses pembentukan batu. Foto: Ist

JAKARTA, InvestorJatim – Emiten jasa penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE), mencatat kenaikan laba bersih 41% menjadi Rp306,49 miliar sepanjang 2024, dibandingkan Rp217,28 miliar pada tahun 2023. Total aset juga melonjak 56% menjadi Rp 1,61 Triliun dari Rp1,03 triliun.

Kenaikan aset ini ditopang oleh peningkatan dari aset tetap bersih sebesar 57,7%, sesuai dengan permintaan dari pemberi kerja yang merupakan mitra kerja MINE untuk meningkatkan hasil produksi penambangan bijih nikel.

“Kami bersyukur, Perseroan dapat menjaga pertumbuhan bisnis yang positif sepanjang 2024. Kedepannya, didukung dengan berhasilnya pencatatan perdana saham atau IPO pada Maret 2025, menjadi daya dukung bagi Perseroan untuk memperbesar bisnis dan meningkatkan kinerja finansial secara berkelanjutan,” kata Direktur Utama MINE, Ivo Wangarry, dalam pernyataannya, dikutip Kamis (17/4/2025).

Ivo Wangarry menambahkan, kedepannya perseroan terus berfokus untuk mengoptimalkan peluang bisnis di sektor pertambangan nikel melalui memperbanyak alat berat yang dapat meningkatkan kegiatan operasional dengan salah satu pendanaan dari hasil IPO.

Peningkatan jumlah alat berat ini akan semakin menaikkan kemampuan perusahaan dalam jasa penambangan nikel, sehingga akan berdampak langsung kepada pendapatan Perseroan. Program hilirisasi industri nikel di dalam negeri dan meningkatnya kebutuhan dunia terhadap nikel juga akan menjadi peluang bisnis yang baik bagi perusahaan.

Indonesia sebagai salah satu produsen nikel terbesar dengan cadangan mendapai 20% dari total cadangan dunia, memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasok industri electronic vehicle (EV) atau kendaraan listrik global.

“Dengan semakin banyaknya investasi dalam ekosistem kendaraan listrik, kami optimis bahwa industri ini akan terus berkembang pesat. Hal ini tentu menjadi katalis positif bagi MINE, yang memiliki kompetensi dan pengalaman selama lebih dari 20 tahun dalam menyediakan layanan berkualitas tinggi bagi sektor pertambangan dan pengolahan nikel,” kata Ivo Wangarry.

Pertumbuhan laba bersih MINE didukung oleh pendapatan bersih yang meningkat 20,42% menjadi Rp2,11 triliun pada 2024, dari Rp1,75 triliun pada tahun 2023. Mayoritas pendapatan tersebut disumbangkan oleh bisnis jasa penambangan Rp2,10 triliun. Jumlah tersebut mencapai 99,35% dari total pendapatan Perseroan.

Piutang usaha pihak ketiga juga meningkat 103% menjadi Rp248,45 miliar dari Rp122,27 miliar dan Tagihan Bruto kepada pemberi kerja naik 48,9% menjadi Rp481,39 miliar dari Rp323,40 miliar dibandingkan posisi 2023.

Dalam IPO MINE pada Maret 2025, menawarkan kepada para investor sebanyak 612.665.300 saham atau 15% dari modal ditempatkan. Dengan harga perdana saham Rp216 per saham, MINE berhasil memperoleh pendanaan sebesar Rp132,3 miliar. Selama masa penawaran awal dan umum, saham MINE mengalami oversubscribe hingga 25x dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai underwriter atau penjamin pelaksana emisi efek.

“Ditopang struktur permodalan yang kuat dan dukungan dari para pemegang saham, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung industri nikel dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui peran Perseroan sebagai jasa penunjang pertambangan dan penggalian lainnya,” kata Ivo Wangarry. Daristama

REDAKSI

Recent Posts

Tak Perlu Simpan Emas Batangan, ETF Emas Kini Jadi Peluang Baru Investor

INVESTORJATIM.COM – Emas kini tak hanya bisa dibeli dalam bentuk batangan atau melalui platform emas…

4 jam ago

Kopi Jawa Timur Bidik Pasar Belanda, Pembelian dari Petani Ditargetkan Mulai 2027

INVESTORJATIM.COM – Peluang kopi Jawa Timur menembus pasar Eropa kembali terbuka. Sekitar 30 pelaku usaha…

8 jam ago

Pemanfaatan Jargas PGN di Sidoarjo Tinggi, 478 Rumah di Deltasari Sudah Terhubung

INVESTORJATIM.COM – Pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Perumahan Deltasari Indah, Sidoarjo, Jawa Timur, menunjukkan…

1 hari ago

Terapkan Prinsip MBS, Petani Tebu Bondowoso Didorong Tingkatkan Rendemen

INVESTORJATIM.COM – Petani tebu didorong meningkatkan kualitas bahan baku melalui penerapan prinsip MBS (Manis, Bersih,…

1 hari ago

Studi UI Ungkap Peran Kredit Digital Kredivo, 54 Persen Penyaluran untuk Kebutuhan Produktif

INVESTORJATIM.COM – Perkembangan kredit digital di Indonesia dalam satu dekade terakhir tidak hanya berkaitan dengan…

1 hari ago

Kepala OJK Jawa Timur Yunita Linda Sari Meninggal Dunia di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur Yunita Linda Sari meninggal dunia…

2 hari ago