Categories: Indeks

Laba Bersih PT PAL Indonesia Melonjak 108,58% pada 2025

Direktur Utama PT PAL Kaharuddin Djenod.

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia membukukan kenaikan signifikan laba bersih pada Tahun Buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID, perusahaan mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 108,58% dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod mengatakan peningkatan kinerja tersebut ditopang percepatan proses produksi, efisiensi operasional, serta akselerasi digitalisasi di berbagai lini perusahaan.

“Capaian ini merupakan hasil transformasi yang telah kami jalankan selama lima tahun terakhir,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (26/5).

Menurutnya, PT PAL saat ini tengah menjalankan transformasi Industri Maritim 4.0 yang mencakup perubahan model bisnis, budaya kerja, hingga strategi perusahaan. Transformasi tersebut dijalankan melalui lima pilar utama, termasuk transformasi digital yang mengintegrasikan manajemen proyek, pengelolaan SDM, hingga rantai pasok dalam satu sistem terpadu.

Selain digitalisasi, transformasi juga dilakukan pada sektor produksi melalui modernisasi fasilitas, reorganisasi alur kerja, dan peningkatan kapasitas fabrikasi. Langkah itu dinilai berhasil mempercepat proses pembangunan kapal sekaligus meningkatkan kapasitas produksi perusahaan.

“Saat ini kami mampu menghasilkan 50 blok kapal per bulan dan waktu pengerjaan di dock berhasil dipangkas menjadi enam bulan dari sebelumnya mencapai dua tahun,” kata Kaharuddin.

Dia menambahkan, produk pertahanan masih menjadi kontributor utama pertumbuhan pendapatan perusahaan. Hal tersebut sekaligus menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap kapabilitas engineering dan kemampuan produksi PT PAL Indonesia.

Kinerja positif PT PAL juga dinilai memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penguatan ekosistem industri pendukung nasional. Peningkatan aktivitas produksi dan proyek strategis perusahaan turut mendorong pertumbuhan sektor industri baja, manufaktur komponen, sistem kelistrikan, elektronik pertahanan, hingga teknologi maritim nasional.

Kaharuddin menilai keterlibatan industri dalam negeri akan memperkuat transfer teknologi, meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperluas penyerapan tenaga kerja, serta memperkuat rantai pasok maritim nasional.

“PT PAL saat ini bukan hanya produsen kapal, tetapi juga berperan sebagai lead integrator dan national consolidator ekosistem galangan nasional dengan melibatkan industri-industri pendukung dalam negeri agar dapat tumbuh bersama,” ujarnya. (Onny)

Melalui sinergi dalam Defend ID, PT PAL Indonesia optimistis dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan industri maritim regional sekaligus mendorong terwujudnya industri pertahanan nasional yang mandiri dan berdaya saing global.

REDAKSI

Recent Posts

HUT ke-81 RI, PGN Edukasi Warga Semarang soal Manfaat Jargas

INVESTORJATIM.COM — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di sejumlah wilayah Kota Semarang tidak hanya…

1 hari ago

Honda Bawa “Super Boost” ke GIIAS Surabaya 2026, Bidik Pasar Otomotif yang Terus Berubah

INVESTORJATIM.COM – Honda Surabaya Center menyiapkan sejumlah produk dan program untuk menyambut GIIAS Surabaya 2026…

1 hari ago

Khofifah Perkuat Pelestarian Topeng Malangan, 13 Sanggar Dapat Dukungan

INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat komitmen pelestarian kesenian tradisional melalui dukungan terhadap keberlanjutan…

2 hari ago

Pelindo dan PELNI Gratiskan Pengiriman Bantuan Gempa NTT, KM Tidar Disiapkan Berangkat 30 Agustus

INVESTORJATIM.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau…

2 hari ago

Dari Kampung Nelayan ke Panggung Teater, Kisah Cinta di Tengah Polemik Reklamasi

INVESTORJATIM.COM – Di tengah polemik reklamasi Kenjeran yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian masyarakat, sebuah cerita…

3 hari ago

Perluas Akses Energi, PGN Gagas Kembangkan CNG di Yogyakarta dan Jateng Selatan

INVESTORJATIM.COM - Keterbatasan jaringan pipa gas bumi tidak lagi menjadi hambatan bagi pelaku usaha untuk…

3 hari ago