La Tulipe Perkuat Posisi Pasar Lewat Rebranding dan Ekspansi Produk

Kampanye La Tulipe New Era resmi ditutup di Surabaya melalui rangkaian acara di Pakuwon Mall pada 10–14 Desember 2025.

SURABAYA, INVESTORJATIM – Di tengah persaingan ketat industri kecantikan dan banjirnya merek baru, La Tulipe mengambil langkah besar dengan meluncurkan identitas baru perusahaan. Rebranding ini menjadi strategi utama PT Rembaka untuk mempertahankan relevansi brand yang telah hadir sejak 1980.

Setelah diperkenalkan di Bandung dan Solo, kampanye La Tulipe New Era resmi ditutup di Surabaya melalui rangkaian acara di Pakuwon Mall pada 10–14 Desember 2025. Peluncuran di kota ini sekaligus menandai arah baru perusahaan menuju citra yang lebih modern dan inklusif.

CEO PT Rembaka, Kuncoro Tanudirjo, menegaskan bahwa transformasi merek ini bertujuan memperluas jangkauan konsumen tanpa meninggalkan reputasi kualitas yang sudah dibangun selama lebih dari empat dekade. Menurutnya, kompetisi yang semakin padat menuntut perusahaan terus berinovasi dalam tampilan dan produk.

La Tulipe menargetkan konsumen yang lebih luas, dari generasi muda, ibu rumah tangga, hingga pekerja urban. Produk foundation masih menjadi penopang utama, sementara lini skincare dan kosmetik dekoratif diperkuat dengan formulasi yang lebih aman dan minim risiko alergi.

Baca Juga:  Pakuwon Group Bidik Rp 250 Miliar dari Anniversary Exhibition 2025

Chief Customer Relationship Officer, Anthony Prabowo Handojo, mengatakan rebranding ini sekaligus ingin mematahkan persepsi bahwa La Tulipe hanya menyasar segmen dewasa. Ia melihat pertumbuhan signifikan pada konsumen muda, terutama untuk produk sunscreen dan skincare, yang dikenal memiliki loyalitas tinggi. Dengan penetrasi digital yang lebih kuat, perusahaan menilai segmen ini dapat tumbuh 20–30 persen tahun depan.

Walau penjualan daring mendominasi kalangan muda, jaringan ritel tetap dipertahankan untuk memberikan pengalaman langsung bagi konsumen yang membutuhkan konsultasi produk.

Dari sisi pengembangan produk, Grace Tanudirjo selaku Product Development Executive menyebutkan bahwa fokus baru perusahaan adalah pada skincare dan riasan harian. Sejumlah seri baru untuk kebutuhan brightening dan perawatan jerawat akan dirilis tahun depan. Seluruh produk melewati uji dermatologi untuk memastikan keamanan, sejalan dengan prinsip pendiri La Tulipe yang berprofesi sebagai dermatolog.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan tes analisis kulit untuk membantu konsumen menemukan produk yang sesuai jenis kulit. Seri acne care yang menjadi salah satu ikon merek tetap dipertahankan, diikuti pengembangan produk khusus pria melalui lini LT Men.

Baca Juga:  Pakuwon Group Bidik Rp 250 Miliar dari Anniversary Exhibition 2025

Rangkaian kegiatan rebranding di Surabaya menyajikan talkshow kecantikan, beauty class, sesi kesehatan, area pengalaman produk, hingga berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk memperkenalkan identitas baru La Tulipe kepada publik.

Dengan langkah ini, La Tulipe menegaskan ambisinya untuk memperbesar pangsa pasar sekaligus memperkuat posisinya sebagai brand lokal yang mampu bersaing dengan merek global. (Onny)

Komentar