Kolaborasi dengan Pemkot Surabaya, Bank Jatim Sukses Gelar Senam Lansia

Bank Jatim berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam rangkaian perayaan HUT Bank Jatim ke-64 menggelar kegiatan Senam Lansia Bertempat yang diikuti 640 lansia di halaman Balai Kota Surabaya pada hari Minggu (10/08/2025) pagi. Foto: Bank Jatim

SURABAYA, Investor Jatim – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya sukses menggelar kegiatan Senam Lansia pada hari Minggu (10/08/2025) pagi.

Bertempat di halaman Balai Kota Surabaya, kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) Bank Jatim ini diikuti oleh 640 lansia. Angka ini juga sebagai simbol usia Bank Jatim tahun ini karena telah menginjak ke-64 tahun. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman.

Arif menjelaskan, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pemberdayaan serta kepedulian keluarga dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesehatan warga lansia. Maka dari itu, Bank Jatim sangat mengapresiasi antusiasme para lansia yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan senam lansia ini.

”Semua peserta sangat luar biasa, ini bukti bahwa para lansia di Kota Surabaya masih sangat aktif dalam melakukan kegiatan dan mereka tampak masih sehat segar bugar,” ungkapnya.

Arif berpesan kepada seluruh lansia agar selalu menjaga kesehatan dan berbahagia. Menurutnya, Bank Jatim mengadakan senam sehat untuk para lansia se-Surabaya di momen ulang tahun yang ke-64 ini sebagai bentuk kepedulian untuk menjaga kesehatan para lansia.

”Melalui kegiatan seperti ini, Bank Jatim menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dengan peran sebagai institusi keuangan. Lewat senam lansia tersebut juga dapat semakin memperkuat upaya Bank Jatim dalam mengambil peran aktif membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. Dengan melibatkan masyarakat umum, Bank Jatim tidak hanya membangun kesadaran sosial, tetapi juga mempererat hubungan dengan komunitas lokal,” tegasnya.

Sementara Eri Cahyadi menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar merayakan ulang tahun Bank Jatim, tetapi juga bagian dari upaya Pemkot untuk meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH) warga lanjut usia di Kota Pahlawan.

”Pemkot Surabaya memiliki komitmen meningkatkan kualitas hidup lansia. Berdasarkan penelitian profesor di Universitas Airlangga (Unair), olahraga teratur, khususnya bagi wanita menopause, terbukti dapat memperpanjang harapan hidup. Oleh sebab itu, kami akan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unair untuk mengembangkan program olahraga khusus lansia, lengkap dengan jenis dan waktu pelaksanaan yang tepat,” terangnya.

Saat ini, AHH di Surabaya tergolong tinggi, yakni 75,82 tahun, yang turut mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kota. Eri juga menegaskan, kebahagiaan adalah kunci umur panjang.

“Intinya bahagia. Orang bahagia itu panjang umur, jadi jangan stres,” tandas Eri.

Dalam rangkaian kegiatan hari jadi Bank Jatim ke-64 tahun, Bank Jatim bersama dengan Bank NTB Syariah dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) berkolaborasi dalam kegiatan sosial operasi katarak gratis pada hari Sabtu (02/08/2025). Foto: Bank Jatim

Selain senam lansia, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis kepada penerima bantuan operasi katarak gratis dari Bank Jatim dan Bank NTB Syariah. Masih dalam rangkaian kegiatan hari jadi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) ke-64 tahun, Bank Jatim bersama dengan Bank NTB Syariah dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) juga telah berkolaborasi dalam kegiatan sosial operasi katarak gratis pada hari Sabtu (2/8). Hal tersebut sebagai wujud komitmen perseroan dalam mendukung akses kesehatan bagi masyarakat.

Sebanyak 10 orang pasien katarak mendapatkan layanan operasi gratis. Menurut Arif, katarak merupakan salah satu penyebab utama kebutaan yang sebenarnya dapat diobati. Namun, keterbatasan akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.

Maka dari itu, dengan kegiatan sosial ini kami berharap dapat memberikan dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan juga membantu mengurangi beban finansial yang seringkali menjadi hambatan utama bagi mereka yang membutuhkan layanan medis.

Adapun proses pelaksanaan operasi dimulai dengan screening kesehatan oleh tenaga medis profesional, dilanjutkan dengan rujukan pengobatan, pelaksanaan operasi, hingga kontrol pasca operasi untuk memastikan pemulihan berjalan efektif. ”Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan perawatan terbaik sehingga mereka bisa pulih dengan cepat dan kembali beraktivitas,” tutup Arif. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

BEI Perkuat Transparansi Emiten dan Luncurkan Saham Berbasis Hijau, IHSG Menguat 0,64 Persen

INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat upaya meningkatkan transparansi pasar modal melalui penyempurnaan…

3 jam ago

BPKH dan Lemhannas Perkuat Sinergi, Kelola Dana Haji Rp184,45 Triliun dengan Tata Kelola Berkelanjutan

INVESTORJATIM.COM — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI)…

5 jam ago

ICX Medan 2026 Dibuka, Sumatera Didorong Jadi Motor Penggerak Bisnis Kopi Nasional

INVESTORJATIM.COM – Potensi besar Pulau Sumatera sebagai salah satu sentra kopi terbaik di Indonesia menjadi…

6 jam ago

Kinerja Moncer, MR.D.I.Y. Indonesia Raup Laba Rp590,7 Miliar di Semester I/2026

INVESTORJATIM.COM – PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MR.D.I.Y. Indonesia/MDIY) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid…

6 jam ago

PLN Nusantara Power Gelontorkan Rp430 Juta untuk 1.792 Penerima, Perkuat Jejak Sosial di Daerah Operasi

INVESTORJATIM.COM – Di tengah fokus menjaga keandalan pasokan listrik nasional, PT PLN Nusantara Power (PLN…

20 jam ago

ITS Dorong Kampus Inklusif, Rektor: Keunggulan PTN Kini Tak Lagi Hanya Soal Akademik

INVESTORJATIM.COM – Persaingan perguruan tinggi di era global dinilai telah bergeser. Keunggulan kampus tak lagi…

20 jam ago