
INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia (Persero) tengah menangani pemeliharaan dan perbaikan atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dua kapal perang TNI Angkatan Laut, yakni KRI Oswald Siahaan-354 dan KRI Fatahillah-361.
Pekerjaan MRO ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi teknis kapal agar tetap prima dan siap mendukung berbagai operasi TNI AL.
Untuk KRI Oswald Siahaan-354, pekerjaan difokuskan pada pemeliharaan dan perbaikan badan kapal, terutama bagian bawah garis air (BGA). Sedangkan KRI Fatahillah-361 menjalani docking rutin, perawatan BGA, dan perbaikan sistem bantu kapal.
Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa, mengatakan pemeliharaan terencana sangat penting untuk menjaga keandalan kapal sepanjang masa operasionalnya.
“Pemeliharaan kapal harus memastikan kondisi fisik, mesin, dan sistem pendukung tetap berfungsi sesuai standar teknis. Melalui pemeriksaan menyeluruh dan penanganan yang tepat, keandalan kapal dapat dipertahankan,” ujar Rosa, Minggu (19/10/2026).
Menurut Rosa, pekerjaan MRO berbeda dengan pembangunan kapal baru. MRO menuntut pemeriksaan terhadap kondisi aktual kapal untuk menentukan penanganan yang sesuai pada setiap bagian dan sistem. Proses ini membutuhkan ketelitian, pengalaman, dan kompetensi teknis yang tinggi.
Berbekal pengalaman lebih dari empat dekade, PT PAL terus mengembangkan kapabilitas MRO untuk menangani kebutuhan pemeliharaan dan perbaikan kapal perang maupun kapal komersial. Kemampuan ini turut mendukung upaya mempertahankan aset pertahanan di dalam negeri sekaligus memperkuat kemandirian industri maritim nasional.
Pentingnya pemeliharaan juga terlihat pada penugasan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 yang tengah menjalankan port visit di kawasan Pasifik pada 14 September hingga 12 November 2026. Pelayaran lintas kawasan membutuhkan kondisi kapal dan sistem pendukung yang andal.
“Bagi kami, kemampuan merawat dan memperbaiki kapal di dalam negeri sangat penting. Dengan begitu, kesiapan armada tetap terjaga dan kemampuan industri maritim nasional juga terus berkembang,” pungkas Rosa. (onny)














Komentar