Categories: IndeksLifestyle

Kasus Kanker Meningkat di Usia Muda, Picaso Hospital Malaysia Soroti Tren Global

Dr. Normayah Kitan, Spesialis Bedah Payudara dan Endokrin dari Picasso Hospital Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. (dok pribadi)

SURABAYA, INVESTORJATIM — Penyakit kanker kini tidak lagi identik dengan kelompok usia lanjut. Tren global menunjukkan peningkatan signifikan kasus kanker pada usia muda, termasuk di Indonesia dan Malaysia. Hal ini disampaikan oleh Dr. Normayah Kitan, Spesialis Bedah Payudara dan Endokrin dari Picasso Hospital Petaling Jaya, Selangor, Malaysia, saat menjadi pembicara pada Surabaya Symposium of Oncology (Simponi) 2025 di Hotel Ciputra Surabaya, Sabtu (23/11/2025).

“Kasus kanker saat ini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda. Kanker payudara masih menjadi jenis dengan prevalensi tertinggi, tidak hanya di Malaysia atau Indonesia, tetapi juga secara global,” ujar Dr. Normayah.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan sejak dini menjadi faktor paling penting untuk mencegah kanker berkembang ke tahap yang lebih berat. “Ketika penyakit teridentifikasi lebih awal, kesempatan pasien untuk pulih jauh lebih besar,” ujarnya.

Layanan High-End, Pasien Indonesia Meningkat

Picasso Hospital, bagian dari jaringan layanan kesehatan One Health, merupakan pusat penanganan kanker yang menyediakan layanan komprehensif mulai dari diagnosis awal, bedah, onkologi medis, hingga terapi lanjutan seperti targeted therapy dan nuclear medicine.

Dr. Normayah mengungkapkan, jumlah pasien asal Indonesia yang datang untuk mendapatkan terapi lanjutan terus meningkat. “Banyak pasien Indonesia datang untuk perawatan kanker stadium lanjut, misalnya kanker yang sudah menyebar ke hati atau paru-paru. Kami memiliki teknologi untuk targeted treatment yang belum tersedia secara luas di Indonesia,” ujarnya.

Keterlambatan Deteksi dan Kendala Biaya

Menurutnya, pola pasien Indonesia dan Malaysia relatif serupa, terutama terkait kesadaran pemeriksaan dini. “Banyak pasien datang dalam kondisi stadium lanjut karena takut melakukan deteksi dini atau khawatir terhadap efek samping pengobatan,” jelasnya.

Selain itu, tingginya biaya terapi kanker juga menjadi tantangan. “Targeted therapy dapat mencapai ratusan ribu ringgit. Tidak semua pasien memiliki perlindungan asuransi memadai, sehingga pengobatan sering terlambat,” ujarnya. Kondisi ini turut mendorong peningkatan angka kematian akibat kanker di kedua negara. Untuk itulah diperlukan deteksi dini guna mencegah sel kanker menyebar dan lebih menekan biaya.

Kolaborasi One Health

Dr. Normayah menambahkan bahwa Picasso Hospital memiliki kolaborasi erat dengan Adi Husada melalui jaringan One Health. “Jika ada layanan atau teknologi yang belum tersedia di Adi Husada, pasien dapat dirujuk ke Picasso Hospital. Kami berada dalam satu grup sehingga koordinasinya lebih mudah,” ungkapnya.

Simponi 2025 menjadi bagian dari rangkaian edukasi dan peningkatan literasi kanker bagi masyarakat dan tenaga kesehatan, seiring meningkatnya kebutuhan penanganan kanker secara komprehensif di Asia Tenggara. (ONNY)

REDAKSI

Recent Posts

BEI-KSEI Lengkapi Data Saham di Atas 1%, Kini Ada Status Pengendali dan Afiliasinya

INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kini…

3 jam ago

UM Gresik Raih Penghargaan Gubernur Jatim atas Kontribusi Pelestarian Mangrove

INVESTORJATIM.COM – Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) meraih penghargaan Gubernur Jawa Timur atas kontribusi dalam…

5 jam ago

Jatim Perkuat Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Emil Dardak Tekankan Sinergi Lintas Sektor

INVESTORJATIM.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya risiko…

6 jam ago

Gandeng FK Unair, TPS Beri Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Truk di Tanjung Perak

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK…

7 jam ago

BSI Bawa Hasil Bumi Lahan Rehabilitasi DAS ke Expo Ekonomi Kreatif Santri Bondowoso

  INVESTORJATIM.COM – Dukungan PT Bumi Suksesindo (BSI) terhadap Gerakan Ekonomi Santri (GES) Bondowoso diwujudkan…

22 jam ago

Berawal dari Toko 2×3 Meter, KUR BRI Bawa Toko Sembako Agus Budino Naik Kelas di Tuban

INVESTORJATIM.COM – Dulu hanya toko pracangan kecil 2x3 meter di depan rumah. Kini, toko sembako…

23 jam ago