Generali Indonesia Galang Donasi Rp1,7 Miliar dari Ajang Lari, Dukung Pendidikan 1.000 Anak

Serah Terima Donasi Generali Lion Heart Run 2026 oleh Rebecca Tan President Director and CEO Generali Indonesia (kiri) kepada Septi Peni Wulandani Founder Komunitas Ibu Profesional (Yayasan Jarimatika) (kanan).

INVESTORJATIM.COM – Ribuan pelari tidak hanya berlari untuk menjaga kebugaran dalam ajang Generali Lion Heart Run (GLHR) 2026. Langkah mereka juga turut menjadi bagian dari gerakan sosial untuk mendukung pendidikan anak usia dini dari keluarga rentan.

Ajang lari amal 5 kilometer (5K) yang digelar PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia pada Minggu (30/8/2026) tersebut berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1,7 miliar.

Seluruh hasil penjualan tiket dan pendapatan acara didonasikan untuk mendukung program The Human Safety Net (THSN) di Indonesia.

Donasi tersebut disalurkan kepada mitra NGO, Komunitas Ibu Profesional (Yayasan Jarimatika), untuk mendukung pendidikan 1.000 anak usia dini di sejumlah kota di Indonesia.

Jumlah donasi yang dihimpun tahun ini meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

GLHR 2026 digelar di Plaza Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dengan mengusung tema “Every Step Empowering Lives”. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan 18 tahun perjalanan Generali Indonesia di Tanah Air.

Baca Juga:  Generali Indonesia Angkat CEO dan Dua Direksi Baru

Penyerahan donasi dilakukan President Director dan CEO Generali Indonesia Rebecca Tan kepada Founder Komunitas Ibu Profesional (Yayasan Jarimatika) Septi Peni Wulandani. Acara tersebut turut dihadiri jajaran manajemen, karyawan, tenaga pemasar, mitra bisnis, dan pihak lain yang terlibat dalam penggalangan dana.

Rebecca mengatakan, investasi pada generasi masa depan merupakan salah satu bentuk investasi yang penting untuk dilakukan bersama.

“Melalui Generali Lion Heart Run 2026, kami berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai stakeholder dan masyarakat luas untuk menghadirkan dampak nyata bagi anak-anak dari keluarga rentan, sambil terus menjalankan hidup sehat,” kata Rebecca.

Menurut dia, peningkatan donasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan manfaat lebih luas dan berkelanjutan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, mulai dari karyawan, tenaga pemasar, mitra bisnis, nasabah, komunitas dan masyarakat,” ujarnya.

Pendidikan Anak Usia Dini

Generali Indonesia menilai pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga:  Generali Dorong Literasi Asuransi Lewat Kompetisi Konten Digital Anak Muda

Namun, akses pendidikan dan layanan dasar bagi anak dari keluarga rentan masih menjadi tantangan.

Mengacu pada laporan UNICEF bersama Bappenas dan BPS, sebanyak 37,4 persen anak Indonesia mengalami deprivasi multidimensi. Kondisi tersebut berarti anak tidak memiliki akses memadai terhadap sedikitnya dua aspek kesejahteraan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan, air bersih, sanitasi, dan informasi.

Di sisi lain, hampir 40 persen anak usia 5-6 tahun disebut belum mengikuti layanan PAUD.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi kesempatan anak memperoleh stimulasi pembelajaran secara optimal pada masa awal perkembangan.

Septi Peni Wulandani mengatakan, kolaborasi antara Komunitas Ibu Profesional dan Generali Indonesia melalui THSN telah memberikan manfaat bagi anak dan keluarga rentan.

“Melalui Generali Lion Heart Run, kami melihat bagaimana semangat hidup sehat dapat berjalan beriringan dengan semangat berbagi,” kata Septi.

Dia berharap kerja sama tersebut dapat terus berkembang sehingga semakin banyak anak Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensinya.

Jangkau 40.000 Penerima Manfaat

The Human Safety Net (THSN) merupakan gerakan global yang mendorong masyarakat membantu keluarga dari komunitas rentan untuk mengembangkan potensi dan membangun masa depan yang lebih baik.

Baca Juga:  Generali Indonesia Bayarkan Rp 4,5 Miliar Klaim Nasabah Pengidap Kanker di Semarang

Di Indonesia, program tersebut telah berjalan sejak 2018 dan menjangkau lebih dari 40.000 penerima manfaat dari keluarga rentan melalui berbagai program pemberdayaan.

Secara global, THSN telah hadir di 25 negara dan memberikan dampak kepada lebih dari 1,3 juta orang melalui dua program utama, yakni For Families dan For Refugees.

Generali Indonesia menyatakan akan terus mengembangkan berbagai program sosial dan lingkungan melalui kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Perusahaan juga menempatkan program tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan berkualitas, pemberdayaan masyarakat, serta kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan. (onny)

Komentar