
INVESTORJATIM.COM — Kafe Bromo, restoran legendaris di Sheraton Surabaya Hotel & Towers, memperkenalkan identitas baru bertajuk “The Soul of East Java”. Transformasi tersebut memperkuat posisi Kafe Bromo sebagai destinasi kuliner yang mengangkat kekayaan cita rasa sekaligus warisan budaya Jawa Timur.
Melalui identitas baru ini, Kafe Bromo memadukan tradisi, kualitas premium, dan sentuhan modern dalam pengalaman bersantap. Pembaruan juga terlihat pada identitas visual melalui logo baru yang terinspirasi dari bunga Edelweis sebagai simbol keabadian dan keindahan alam Jawa Timur.
Reza Aryawarman, Multi-Property General Manager Sheraton Surabaya Hotel & Towers, mengatakan transformasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat karakter Kafe Bromo sebagai destinasi kuliner yang merepresentasikan Jawa Timur.
“Selama lebih dari tiga dekade, Kafe Bromo telah menjadi bagian dari perjalanan kuliner masyarakat Surabaya dan Jawa Timur. Hari ini kami membuka babak baru dengan identitas yang semakin mencerminkan karakter Jawa Timur,” ujar Reza seperti dikutip pada rilisnya..
Dalam konsep barunya, Kafe Bromo menghadirkan sekitar 55 menu yang merepresentasikan keberagaman kuliner Jawa Timur. Sajian tersebut mencakup Rujak Cingur, Pecel Madiun, Rawon Surabaya, Ayam Lodho Trenggalek, Bebek Madura, hingga jajanan tradisional seperti Wingko Brulee.
Eksplorasi kuliner tersebut membawa tamu mengenal lima kawasan budaya Jawa Timur, yakni Mataraman, Arek, Tapal Kuda, Pesisir Pantura, dan Madura.
Executive Chef Sheraton Surabaya Hotel & Towers Husain Shahab mengatakan Kafe Bromo mengusung konsep Elevated East Java Cuisine dengan menggabungkan resep tradisional dan teknik memasak modern.
“Di Kafe Bromo, kami menghormati resep-resep yang diwariskan secara turun-temurun, kemudian menyempurnakannya melalui teknik memasak modern, kualitas bahan terbaik, dan standar hotel internasional,” kata Husain.
Salah satu menu yang menjadi representasi konsep tersebut adalah Rujak Cingur. Hidangan ikonik Jawa Timur ini menggunakan bahan berkualitas yang bersumber dari pemasok lokal.
Kafe Bromo juga menekankan penggunaan produk petani, produsen, dan pemasok lokal Jawa Timur. Melalui semangat “The Soul of East Java”, restoran tersebut ingin menghadirkan pengalaman kuliner sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya dan cerita di balik makanan khas Jawa Timur.(Onny)








Komentar