Categories: IndeksLifestyle

FISIP UNAIR Soroti Transformasi Budaya Korporasi dan ESG dalam Pengelolaan Ekosistem Bromo

Istimewa

INVESTORJATIM.COM — Departemen Antropologi dan Laboratorium Manusia, Budaya, dan Ragawi (Lab. MaBuRag) FISIP Universitas Airlangga kembali menggelar kuliah tamu bertajuk “Budaya Inovasi Sosial: Transformasi Mindset Korporasi dalam Mengelola Ekosistem Bromo sebagai Aset Bersama”.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Adi Sukadana FISIP UNAIR itu menghadirkan Wakil Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Suratno, sebagai narasumber utama. Sementara itu, Koordinator Lab. MaBuRag FISIP UNAIR, Mohammad Adib, bertindak sebagai moderator diskusi.

Kuliah tamu tersebut menyoroti pentingnya transformasi budaya korporasi dalam pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, khususnya kawasan Bromo yang dinilai memiliki nilai ekologis, sosial, dan budaya sebagai aset bersama.

Dalam pemaparannya, Mohammad Adib menyampaikan bahwa penelitian terkait pengelolaan ekosistem dan karbon memiliki visi jangka panjang untuk mendorong transformasi ekosistem mata air dan karbon menjadi dana abadi beasiswa desa. Menurutnya, konsep tersebut menempatkan alam sebagai modal sosial yang dapat mendukung pemberdayaan pendidikan masyarakat desa.

Sementara itu, Suratno menegaskan bahwa pengelolaan hutan tidak dapat semata-mata berorientasi pada keuntungan ekonomi, melainkan juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

“Hutan tidak hanya dilihat dan dimanfaatkan sebagai penghasil kayu. Namun lebih daripada itu, hutan juga membantu menjaga ketahanan pangan, menyediakan sumber mata air bersih, mengurangi dampak perubahan iklim dengan menyerap karbon yang ditimbulkan oleh industri, serta mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya, dalam pekan ini.

Dia menjelaskan, sebagai satu-satunya BUMN di bidang kehutanan, Perhutani memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan antara aspek people, planet, dan profit dalam pengelolaan kawasan hutan.

“Sebagai entitas korporasi negara, Perhutani tidak hanya berperan dan bertanggung jawab atas kelestarian ekologis, namun juga dituntut mandiri secara finansial sekaligus mensejahterakan masyarakat sekitar hutan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Suratno juga menyoroti tingginya tekanan terhadap kawasan hutan akibat pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan pangan, energi, serta air bersih. Menurut dia, tantangan pengelolaan hutan saat ini mencakup isu ketahanan pangan, energi terbarukan, udara bersih, ketersediaan air, hingga perubahan iklim.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Perhutani mengembangkan berbagai strategi kolaboratif seperti agroforestry, sistem tumpang sari, pengembangan tebu, hingga budidaya madu hutan. Selain itu, perusahaan turut melibatkan masyarakat melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan sistem bagi hasil guna meningkatkan kesejahteraan warga sekitar hutan tanpa merusak kawasan hutan.

“Perhutani berkomitmen menjaga dan melindungi kurang lebih 1.385 titik sumber mata air yang berada dalam kawasan hutan,” tuturnya.

Selain membahas pengelolaan hutan, kuliah tamu ini turut mengangkat isu perdagangan karbon dan pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam tata kelola korporasi. Suratno menilai perdagangan karbon memiliki potensi besar dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan meskipun regulasi di Indonesia masih terus berkembang.

“Perhutani mendorong penanaman dengan jenis-jenis tanaman yang memiliki serapan karbon tinggi seperti trembesi, beringin, dan mahoni,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, FISIP UNAIR mendorong pentingnya kolaborasi antara pemerintah, korporasi, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Indonesia. Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi sepanjang sesi diskusi berlangsung. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

XPENG Kenalkan New X9 dan G6 Pro ke Pasar Surabaya Lewat GIIAS 2026

INVESTORJATIM.COM – XPENG Indonesia untuk pertama kalinya membawa lini kendaraan listrik pintarnya ke pasar Jawa…

7 jam ago

PLN Nusantara Power Buka Peluang Kerja Sama Energi dengan Bangladesh

INVESTORJATIM.COM – Pengalaman PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mengelola pembangkit listrik dan mengembangkan energi…

8 jam ago

TPS Raih Penghargaan Wajib Pajak Teladan Surabaya Tiga Tahun Berturut-turut

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Pelindo Terminal Petikemas (PTP), kembali meraih…

8 jam ago

Mazda Perkuat Pasar Jawa Timur Lewat Tiga Model Baru di GIIAS Surabaya 2026

INVESTORJATIM.COM – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Agen Pemegang Merek (APM) Mazda di Indonesia, memperkuat…

8 jam ago

VinFast Perkuat Ekosistem Mobil Listrik di Indonesia, Bawa Konsep “Drive Worry-Free”

INVESTORJATIM.COM – VinFast menegaskan komitmennya untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik di Indonesia dalam jangka panjang.…

9 jam ago

Honda Super-ONE Menyapa Surabaya, Mobil Listrik Mungil dengan DNA “Joy of Driving”

INVESTORJATIM.COM – Honda membawa mobil listrik mungil Honda Super-ONE ke GIIAS Surabaya 2026. Model yang…

11 jam ago