Categories: FinanceIndeksNational

FESyar Jawa 2026 Digelar di Surabaya, Khofifah Dorong Transaksi dan Kemitraan Berkelanjutan

Istimewa

INVESTORJATIM.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menghasilkan transaksi, kemitraan usaha, inovasi, dan perluasan pasar yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat membuka FESyar Regional Jawa 2026 di Grand City Convex Surabaya. Pembukaan turut dihadiri Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

FESyar Jawa 2026 menjadi ruang pertemuan bagi pelaku usaha, lembaga keuangan, pesantren, pemerintah, serta berbagai mitra untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di kawasan Jawa.

Khofifah mengatakan penyelenggaraan FESyar di Jawa Timur memiliki resonansi kuat. Hal itu terlihat dari perhatian terhadap kegiatan tersebut yang tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari pelaku usaha internasional.

“Bahkan ada salah satu pimpinan pelaku usaha Saudi Arabia yang mengunggah tentang FESyar ini. Itu berarti, resonansinya sangat kuat,” kata Khofifah, Sabtu, 26/9/2026.

Menurut dia, ukuran keberhasilan ekonomi syariah tidak semata-mata dilihat dari besarnya aset yang dimiliki. Dampak yang lebih penting adalah seberapa luas manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kita tentu berharap bahwa FESyar Jawa ini akan bisa mendorong lebih banyak transaksi, kemitraan, usaha, inovasi, dan perluasan pasar yang terus berlanjut setelah festival ini selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Destry Damayanti mengatakan Jawa Timur kembali menjadi tuan rumah FESyar Jawa karena memiliki potensi besar dan menjadi salah satu barometer perkembangan ekonomi syariah nasional.

Potensi tersebut antara lain ditopang oleh populasi Muslim yang mencapai sekitar 97,33% dari total penduduk Jawa Timur serta keberadaan 7.347 pesantren.

Destry menyebut FESyar telah digelar sebanyak 13 kali dan penyelenggaraannya tidak bergeser dari Jawa Timur.

“Karena nama Festival Ekonomi Keuangan Syariah itu sudah dipatenkan Jawa Timur 13 tahun lalu,” ujar Destry.

Menurutnya, Surabaya juga memiliki sejarah dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Kota tersebut menjadi lokasi pertama penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) pada 2014.

FESyar Jawa 2026 diharapkan memperkuat potensi tersebut melalui forum, pameran, dan kompetisi yang mempertemukan pelaku ekonomi syariah dengan mitra usaha dan pasar yang lebih luas.(Onny)

REDAKSI

Recent Posts

1 Polis = 1 Mangrove, Generali Indonesia Sudah Tanam 20.000 Pohon

INVESTORJATIM.COM – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia terus memperkuat komitmen keberlanjutan lingkungan lewat program PLAN…

10 jam ago

Bukan Sekadar Bongkar Muat, TPS Surabaya Sediakan Ruang Tunggu Nyaman untuk Sopir Truk

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) meningkatkan kualitas pelayanan dengan menyediakan ruang tunggu nyaman…

14 jam ago

Duka Mendalam, Karyawan PT Superior Prima Sukses Tbk di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama untuk Korban Kecelakaan Kerja

INVESTORJATIM.COM – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar PT Superior Prima Sukses Tbk atas musibah kecelakaan…

1 hari ago

Naik Kelas! UMKM dan Karang Taruna Binaan Pemkot Surabaya Ditempa Jadi Pengusaha Roti

INVESTORJATIM.COM – Sebanyak 25 warga Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, digembleng menjadi pengusaha baru dalam pelatihan…

2 hari ago

Dua Kapal Selam Scorpene Mulai Dibangun di Surabaya, PT PAL Kebut Transfer Teknologi Prancis

INVESTORJATIM.COM – Pesanan pembuatan dua kapal selam Scorpene Evolved untuk TNI AL kini memasuki tahap…

3 hari ago

Emil Dardak Dorong Digitalisasi Jatim Tak Sekadar Transaksi, Harus Ciptakan Nilai Ekonomi

INVESTORJATIM.COM — Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong transformasi ekonomi dan…

3 hari ago