EJIF 2025 Dorong Jawa Timur Jadi Magnet Investasi Baru

Kepala BI Jawa Timur Ibrahim

SURABAYA, INVESTOR JATIM – Lebih dari 150 investor dari dalam dan luar negeri menghadiri East Java Investment Forum (EJIF) 2025 yang digelar Bank Indonesia Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Forum ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerja sama dan menarik investasi baru demi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kepala BI Jawa Timur Ibrahim menegaskan bahwa EJIF bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen nyata memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Dengan infrastruktur yang terus berkembang, Jawa Timur semakin kompetitif dan siap menjadi pusat investasi nasional maupun internasional,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menambahkan, Pemprov Jatim bersama 38 kabupaten/kota berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai kemudahan perizinan serta berkomitmen menjalankan gerakan anti-premanisme untuk menjaga keamanan dunia usaha,” ungkap Emil.

Selama dua hari pelaksanaan, EJIF 2025 menampilkan 20 proyek siap tawar (IPRO), 7 kawasan industri dan KEK, serta berbagai peluang investasi senilai total Rp76 triliun. Forum ini juga menghasilkan empat komitmen investasi baru di sektor industri pengolahan dan agribisnis yang diharapkan memperkuat rantai pasok dan mendukung hilirisasi nasional.

Baca Juga:  Belanja Akhir Tahun Menggeliat, Penjualan Ritel Melonjak Tajam

Melalui sesi diskusi, pertemuan bisnis, dan kunjungan proyek, EJIF 2025 memperlihatkan potensi besar Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan Bank Indonesia diharapkan terus mendorong realisasi investasi dan memperkuat ekonomi daerah di masa mendatang. (Onny Asmara)

Komentar