Derek Peti Kemas di Dermaga TPK Tarakan Kembali Berfungsi, Bongkar Muat Berjalan Lancar

Operasional TPK Tarakan berjalan lancar setelah alat bongkar muat peti kemas jenis quay container crane (derek peti kemas di dermaga) kembali berfungsi pada Sabtu (12/07/2025). Foto: Pelindo Petikemas

TARAKAN, Investor Jatim – Alat bongkar muat peti kemas jenis quay container crane (derek peti kemas di dermaga-red) di TPK Tarakan kembali berfungsi pada Sabtu (12/07/2025) dini hari, setelah sebelumnya mengalami kendala teknis yang mengakibatkan alat tersebut tidak dapat berfungsi secara maksimal.

Pelayanan operasional kembali berjalan dengan baik yang ditandai oleh kegiatan bongkar muat kapal LCT Kayan Cahaya pada pukul 00.12 WITA. Dilanjutkan dengan bongkar muat KM Meratus Kupang yang bersandar di dermaga pada pukul 08:50 WITA.

Terminal Head TPK Tarakan Amrullah menyampaikan bahwa kendala operasional alat quay container crane terjadi sejak Rabu (19/07/2025). Pada hari itu, kegiatan operasional TPK Tarakan tetap berjalan dengan menggunakan ship crane (derek kapal) sebagai alat bantu bongkar muat peti kemas.

“Kami memohon maaf atas kendala operasional yang terjadi selama beberapa waktu akibat kendala alat yang terjadi, kami pastikan alat tersebut saat ini sudah berfungsi dengan baik,” terang Amrullah.

Sementara Kepala Meratus Line Cabang Tarakan Yuwono membenarkan bahwa bongkar muat peti kemas pada kapal Meratus Kupang saat ini telah dilayani dengan menggunakan quay container crane. Kapal tersebut sedianya akan melakukan bongkar muat sebanyak 820 boks. Kecepatan alat saat ini berada pada angka 25 boks peti kemas per jam dari target 15 boks. Kegiatan kapal ditargetkan selesai dalam waktu 40 jam.

“Hingga sore ini kegiatan bongkar muat kapal Meratus Kupang berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun dan crane yang digunakan juga dapat beroperasi dengan maksimal,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tarakan Stanislaus W. Wetik meminta kepada pengelola TPK Tarakan untuk memperhatikan kesiapan alat bongkar muat yang ada di terminal. Pihaknya mengaku akan melakukan pengawasan dan pembinaan kepada pihak pengelola terminal sesuai dengan tugas dan fungsi yang diamanatkan. Kendala alat yang terjadi sebelumnya dapat dijadikan pelajaran dan evaluasi dalam meningkatkan layanan kepada pelanggan.

“Crane saat ini sudah dapat beroperasi, namun hendaknya hal ini jangan sampai terulang kembali, harus ada manajemen yang baik untuk memastikan alat yang ada di terminal siap setiap saat dan berfungsi dengan baik,” pungkasnya. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Strategi Komunikasi Kepelabuhanan Melalui Pelatihan AI

INVESTORJATIM.COM - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) gelar pelatihan Artificial Intelligence untuk Kehumasan sebagai langkah…

7 jam ago

Pinisi “Super” Lahir di Sulsel: Bukan Sekadar Kapal, Tapi Senjata Baru Layanan Publik di Laut

INVESTORJATIM.COM – Ambisi memperkuat konektivitas wilayah kepulauan kini naik level. Bukan lagi sekadar membangun kapal,…

20 jam ago

Samsung Gaspol Serbu Pasar Mid-Range, Galaxy A57 5G & A37 5G Andalkan AI hingga Nightography untuk Gen Z

INVESTORJATIM.COM – Samsung Electronics Indonesia tancap gas di pasar smartphone kelas menengah dengan merilis Galaxy…

1 hari ago

BEI Dukung Wisuda Perdana LSP IKEPAMI, Perkuat SDM Profesional Pasar Modal

INVESTORJATIM.COM — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

1 hari ago

Serbu Pasar Liburan Australia, BCA Tebar Diskon hingga Rp5 Juta di Travel Fair

INVESTORJATIM.COM – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tancap gas menggarap potensi wisata luar negeri…

2 hari ago

Jatim Kantongi Rp2,08 Triliun dari Misi Dagang ke Kalteng, Sektor Peternakan Terbesar

INVESTORJATIM.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat komitmen transaksi final sebesar Rp2.082.554.327.000 dalam kegiatan Misi…

2 hari ago