Peralatan militer Angkatan Bersenjata Denmark (Foto: X/Forsvarsministeriet/Danish MoD)
INVESTORJATIM.COM – Pemerintah Denmark resmi memulai pengiriman pasukan pendahulu beserta peralatan militer menuju Greenland. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya ketegangan geopolitik dan perebutan kepentingan strategis di kawasan Arktik.
Persiapan Infrastruktur dan Logistik
Berdasarkan laporan media lokal DR, tim pendahulu ini mengemban misi vital untuk menyiapkan logistik dan infrastruktur dasar. Langkah ini merupakan fondasi bagi kemungkinan pengerahan pasukan Denmark dan sekutu dalam skala yang lebih besar di masa depan. Upaya ini menandai keseriusan Kopenhagen dalam memperkuat kehadiran militernya di wilayah otonom tersebut.
Kolaborasi Internasional dan Tantangan Personel
Meskipun ambisius, Denmark menghadapi tantangan keterbatasan personel karena sebagian besar kemampuan tempurnya saat ini masih terikat pada komitmen NATO di negara-negara Baltik. Oleh karena itu, pengerahan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel militer internasional.
Juru bicara Partai Enhedslisten yang berhaluan kiri menyambut baik keterlibatan pasukan internasional ini.
“Ini merupakan keputusan yang bijaksana. Tentara dari negara-negara Eropa juga akan bergerak menuju Greenland. Pengerahan ini adalah sinyal tegas kepada kekuatan besar mana pun agar tidak coba-coba mengancam Greenland,” ujarnya dikutip dari Anadolu, Kamis (15/1).
Mengapa Greenland Menjadi Rebutan?
Greenland merupakan wilayah otonom di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark yang memiliki dua daya tarik utama:
Posisi Geografis: Terletak di jalur strategis Arktik.
Kekayaan Alam: Memiliki cadangan sumber daya mineral yang melimpah.
Daya tarik ini sempat memicu pernyataan kontroversial dari Presiden AS, Donald Trump, yang menegaskan bahwa Amerika Serikat perlu mengambil alih Greenland demi kepentingan keamanan ekonomi serta mencegah pengaruh Rusia dan Tiongkok di wilayah tersebut.
Komitmen Kedaulatan Permanen
Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, menegaskan bahwa Kopenhagen tidak akan mundur dari kedaulatannya. Denmark dan Greenland secara tegas telah menolak usulan penjualan pulau tersebut kepada pihak mana pun.
“Kami sedang bergerak maju untuk memperkuat kehadiran kami di Greenland,” tegas Poulsen. Ia juga memastikan bahwa kehadiran militer negara-negara anggota NATO di pulau tersebut sepenuhnya bertujuan untuk mendukung kedaulatan Denmark. (BEM)
INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial di…
INVESTORJATIM.COM — Petrokimia Gresik kembali menorehkan prestasi di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (K3L).…
INVESTORJATIM.COM – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand…
INVESTORJATIM.COM – Pemegang saham PT PAL Indonesia menetapkan kembali Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng sebagai Direktur…
INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia membukukan kenaikan signifikan laba bersih pada Tahun Buku 2025. Dalam…
INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali dipercaya menangani pengiriman tiga unit locomotive platform…