Decluttering Ramadan Kian Tren, Blibli Dorong Donasi Pakaian Kurangi Limbah Tekstil

JAKARTA, INVESTORJATIM.COM – Ramadan tak lagi sekadar identik dengan tradisi belanja kebutuhan baru. Di tengah meningkatnya kesadaran konsumsi berkelanjutan, sebagian masyarakat mulai memaknai persiapan bulan suci dengan cara berbeda: merapikan rumah sekaligus menyalurkan kembali barang layak pakai agar memberi manfaat yang lebih luas.

Fenomena ini terlihat dari tren decluttering yang kian populer menjelang Ramadan. Aktivitas tersebut tidak hanya dimaknai sebagai merapikan lemari, tetapi juga sebagai langkah memperpanjang siklus hidup produk, terutama pakaian, di tengah isu peningkatan limbah tekstil yang menjadi sorotan global.

Sejalan dengan tren tersebut, Blibli melalui inisiatif keberlanjutan Blibli Tiket Action menghadirkan program One Step Further dalam momentum Gaya Raya, bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026. Program ini mendorong pelanggan mendonasikan pakaian layak guna melalui proses kurasi, sehingga dapat disalurkan kembali secara tepat sasaran sekaligus membantu menekan potensi limbah tekstil.

Pakaian yang terkumpul akan disalurkan kepada anak-anak dan keluarga binaan Yayasan Alam Tunas Mulia di kawasan Bantar Gebang. Yayasan tersebut selama ini membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Donasi pakaian diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri penerima, khususnya dalam menyambut Ramadan dan Hari Raya.

Baca Juga:  E-Waste Meledak, Blibli Gaspol Bangun Ekosistem Daur Ulang

VP Bliblimart & Moeslim Fashion Blibli, Rizky Widyastuti, mengatakan Ramadan merupakan momentum refleksi, termasuk dalam pola konsumsi masyarakat. “Melalui One Step Further, kami ingin menghadirkan cara yang mudah dan relevan bagi pelanggan untuk berbagi, tidak hanya kepada sesama, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan,” ujarnya, dalam keterangan resmi Sabtu (21/2/2026).

Program donasi ini berlangsung pada 2 Februari hingga 2 Maret 2026. Dalam periode tersebut, pelanggan yang berpartisipasi juga memperoleh tambahan diskon 10% sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan dalam gerakan keberlanjutan.

Langkah ini mencerminkan pergeseran pendekatan ritel menuju model yang lebih inklusif dan berkelanjutan, di mana aktivitas belanja tidak hanya berorientasi transaksi, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan lingkungan. (Onny)

Komentar