Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod (dua dari kiri) saat memimpin kunjungan kerja Dewan Komisaris PT DAM ke PT PAL Indonesia.
INVESTORJATIM.COM — Upaya memperkuat kemandirian industri maritim nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. PT Danantara Asset Management (DAM) menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan transformasi PT PAL Indonesia agar mampu menjadi penggerak utama industri galangan kapal nasional sekaligus memperkuat daya saing sektor maritim Indonesia di tingkat global.
Komitmen tersebut disampaikan Komisaris Utama PT Danantara Asset Management, Rabin Indrajad Hattari, saat memimpin kunjungan kerja Dewan Komisaris PT DAM ke PT PAL Indonesia, Selasa (22/7/2026).
Menurut Rabin, PT PAL merupakan aset strategis nasional yang memiliki peran penting dalam mendukung visi Indonesia sebagai negara maritim. Oleh karena itu, transformasi perusahaan perlu dipercepat melalui penguatan tata kelola, optimalisasi teknologi, serta pelaksanaan berbagai program strategis.
“Seiring meningkatnya penugasan strategis dari pemerintah, perusahaan harus didukung oleh korporasi yang sehat, tata kelola yang baik, serta pemanfaatan teknologi yang mampu meningkatkan daya saing secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/7/2026).
Rabin juga mengapresiasi sistem manajemen proyek yang diterapkan PT PAL karena dinilai mampu menjaga disiplin pelaksanaan berbagai proyek strategis. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap program transformasi PT PAL perlu terus diperkuat agar perusahaan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan industri galangan kapal nasional.
Ia menambahkan, keberhasilan transformasi perusahaan harus ditopang oleh penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta adopsi teknologi sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan transformasi perusahaan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga membangun ekosistem industri maritim nasional yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.
Menurutnya, industri galangan kapal memiliki efek berganda (multiplier effect) yang besar karena mampu menggerakkan rantai pasok nasional melalui peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), sekaligus membuka lapangan kerja di berbagai sektor industri pendukung.
“Setiap pembangunan kapal di PT PAL tidak hanya meningkatkan pemanfaatan TKDN, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang luas dan menggerakkan industri pendukung. Manfaat ekonomi yang dihasilkan menyebar ke berbagai sektor sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri nasional,” kata Kaharuddin.
Kunjungan Dewan Komisaris PT Danantara Asset Management tersebut juga menjadi bagian dari tindak lanjut penunjukan PT PAL Indonesia sebagai National Consolidator dan Lead Integrator industri maritim nasional.
Melalui peran tersebut, PT PAL diharapkan mampu memimpin konsolidasi ekosistem industri galangan kapal dalam negeri, memperkuat kapasitas industri nasional, serta memenuhi kebutuhan pembangunan kapal dan fasilitas maritim secara lebih terintegrasi. (Onny)
INVESTORJATIM.COM – Tren hunian modern yang mengedepankan kenyamanan, estetika, dan fungsi mendorong kebutuhan masyarakat terhadap…
INVESTORJATIM.COM - Pemerintah mempercepat upaya mewujudkan swasembada gula nasional melalui program peremajaan tanaman tebu secara…
INVESTORJATIM.COM — Isu perubahan iklim dan rendahnya literasi keuangan menjadi dua tantangan yang akan dihadapi…
INVESTORJATIM.COM — Pengembangan hidrogen hijau di Indonesia memasuki fase yang semakin konkret. Di tengah upaya…
INVESTORJATIM.COM — Pemerintah mendorong penerapan teknologi closed barn atau kandang tertutup sebagai salah satu solusi…
INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam…