Bupati Malang Buka Jauhar Muharram Singhasari IV, Dorong UMKM dan Wisata Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Prokopim Kab Malang

INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor budaya, pariwisata, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Jauhar Muharram Singhasari IV yang resmi dibuka oleh Bupati Malang, M. Sanusi, di Lapangan Tumapel, Desa Pagentan, Kecamatan Singosari.

Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Singosari tersebut akan berlangsung selama 11 hari dengan menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari pertunjukan seni budaya, pameran sejarah Singhasari, bazar UMKM, kuliner khas daerah hingga hiburan rakyat.

Bupati Malang M. Sanusi mengatakan Jauhar Muharram tidak hanya menjadi momentum peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga berperan sebagai sarana penguatan identitas budaya sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi menjadi strategi penting dalam memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Jauhar Muharram Singhasari ini, kita tidak hanya merayakan datangnya Tahun Baru Islam, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya dan sejarah yang menjadi jati diri masyarakat Singosari,” ujar Sanusi dalam keterangannya, Sabtu, 13/6/2026.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang menjadi agenda unggulan Kabupaten Malang yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sanusi menilai kawasan Singosari memiliki kekuatan historis yang besar sebagai salah satu pusat peradaban masa lalu di Jawa Timur. Potensi tersebut perlu dikemas melalui berbagai kegiatan budaya yang mampu menarik minat masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah.

Selain memperkuat sektor pariwisata, penyelenggaraan Jauhar Muharram Singhasari IV juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal. Kehadiran bazar UMKM dinilai mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan eksposur produk unggulan Kabupaten Malang kepada masyarakat yang lebih luas.

“Keberadaan bazar UMKM dalam kegiatan ini merupakan langkah yang sangat baik untuk memberikan ruang promosi dan pemasaran bagi para pelaku usaha lokal. Dengan semakin dikenalnya produk-produk unggulan Kabupaten Malang, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurut Sanusi, penguatan UMKM merupakan salah satu sektor prioritas dalam pembangunan ekonomi daerah. Sebab, sektor tersebut terbukti menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Kegiatan Jauhar Muharram Singhasari IV turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Pemerintah Kabupaten Malang berharap penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu menciptakan multiplier effect bagi sektor ekonomi, pariwisata, dan budaya daerah.

Dengan memadukan nilai religi, pelestarian sejarah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, Jauhar Muharram Singhasari IV diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata budaya unggulan yang mampu memperkuat daya saing Kabupaten Malang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. (Red/ Prokopim Kab Malang)

Komentar