Categories: Indeks

Bulog Pastikan Stok Beras Jatim Aman Jelang Nataru

Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Jatim, Sugeng Hardono, saat melakukan pengecekan stok beras untuk kebutuhan jelang Nataru.

SURABAYA, INVESTORJATIM – Bulog Jawa Timur memastikan ketersediaan beras di wilayah tersebut berada pada kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan. Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Jatim, Sugeng Hardono, menyampaikan bahwa stok beras saat ini mencapai 870.000 ton, termasuk untuk menopang kebutuhan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Lebaran hingga 15 bulan ke depan.

Sugeng menjelaskan bahwa persediaan di gudang Bulog Jatim berada pada level yang sangat memadai, seiring dengan langkah antisipatif menghadapi potensi peningkatan konsumsi pangan pada akhir tahun. Beragam strategi disiapkan, mulai dari penguatan cadangan, percepatan distribusi, hingga stabilisasi harga.

Untuk menjaga harga tetap terkendali, Bulog terus mempercepat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Hingga akhir November, realisasi penyaluran SPHP telah mencapai 86.500 ton, disalurkan melalui pasar tradisional, ritel modern, distributor resmi, KDKMP, serta berbagai kanal mitra Bulog. Termasuk di dalamnya percepatan penyelesaian program Bantuan Pangan (Banpang).

“Percepatan SPHP menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga kestabilan harga menjelang Nataru, ketika konsumsi masyarakat biasanya naik,” ujar Sugeng, Sabtu (29/11/2025). Bulog, lanjutnya, terus memperkuat pasokan dan memastikan distribusi beras SPHP berjalan optimal di seluruh jaringan resmi.

Bulog Jatim juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengawasi pergerakan harga di pasar, termasuk mencegah praktik spekulasi maupun penimbunan. Pengawasan diperketat terutama di kabupaten/kota yang memiliki riwayat fluktuasi harga lebih tinggi.

Menghadapi lonjakan kebutuhan pangan di akhir tahun, Sugeng mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong. Menurutnya, stok dan sistem distribusi Bulog telah disiapkan untuk menjaga pasokan tetap lancar tanpa hambatan berarti.

“Dengan kesiapan stok dan distribusi yang terjaga, masyarakat tidak perlu khawatir. Bulog berkomitmen memastikan ketersediaan dan keterjangkauan beras bagi seluruh rakyat,” tegasnya.

Selain menjaga ketersediaan rutin, Bulog Jatim juga menyiapkan penguatan cadangan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan potensi gangguan logistik sepanjang Desember–Januari.

Dengan rangkaian strategi tersebut, Bulog Jatim optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga beras sepanjang akhir tahun dan memasuki 2026, sehingga masyarakat dapat menyambut Natal, Tahun Baru, dan Lebaran tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan pangan. (ONNY)

REDAKSI

Recent Posts

Wonderlunch 9.9 Crown Prince Hotel Surabaya Tawarkan All You Can Eat Rp99.000 untuk 2 Orang

INVESTORJATIM.COM — Momentum 9.9 Sale dimanfaatkan Crown Prince Hotel Surabaya untuk menghadirkan program kuliner Wonderlunch…

11 jam ago

PT PAL Indonesia Perkuat Industri Pertahanan, Fokus MRO hingga Transfer Teknologi Kapal Selam

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia memperkuat sinergi dengan TNI dan pemangku kepentingan industri pertahanan untuk…

17 jam ago

Ekonomi Global Melambat, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tetap Tumbuh 5,2 Persen

INVESTORJATIM.COM – Perekonomian global masih dibayangi sejumlah tantangan pada 2026. Harga energi yang tinggi, suku…

2 hari ago

PAL Pastikan Perbaikan KMP Mahkota Nusantara Rampung, ASDP Soroti Kebutuhan Armada

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia memastikan perbaikan KMP Mahkota Nusantara rampung sesuai target sehingga kapal…

2 hari ago

BEI Gelar Public Expose Live, 45 Emiten Paparkan Strategi dan Prospek Bisnis

INVESTORJATIM.COM – Investor dinilai perlu melihat lebih dari sekadar pergerakan harga saham sebelum menentukan keputusan…

2 hari ago

Arus Peti Kemas TPS Tembus 128.000 TEUs pada Agustus 2026, Ekspor Lampaui Impor

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatatkan kinerja positif sepanjang Agustus 2026 dengan arus…

2 hari ago