Categories: BusinessIndeks

Belanja Ramadan Meningkat, E-commerce Andalkan Program Promo dan Donasi

JAKARTA, INVESTORJATIM.COM – Memasuki Ramadan, pola konsumsi masyarakat mulai berubah. Kebutuhan tidak lagi sekadar rutin, tetapi juga berkaitan dengan persiapan ibadah, tradisi berbagi, hingga momen kebersamaan menjelang Idulfitri. Di tengah peningkatan aktivitas tersebut, platform perdagangan elektronik memanfaatkan momentum dengan menghadirkan berbagai program promosi yang diklaim relevan dengan kebutuhan bulan suci.

Salah satunya melalui program Blibli Pay Day Februari 2026. Dalam periode ini, perusahaan menawarkan sejumlah insentif seperti voucher diskon hingga 25% dan fasilitas bebas ongkos kirim. Perusahaan juga menegaskan adanya jaminan produk asli, perlindungan tambahan, serta kebijakan pengembalian barang untuk meningkatkan rasa aman konsumen saat bertransaksi.

Head of Campaign Blibli Indra Perdana mengatakan, Ramadan biasanya diikuti lonjakan kebutuhan dalam waktu bersamaan, mulai dari produk kesehatan, bahan pangan, hingga fesyen. Menurutnya, kampanye tersebut dirancang untuk menjawab pola belanja yang cenderung lebih terencana menjelang dan selama Ramadan.

Sejumlah kategori produk tercatat menjadi perhatian selama periode ini.

Pertama, produk kesehatan dan nutrisi. Perubahan pola makan dan waktu istirahat mendorong sebagian masyarakat menambah asupan suplemen dan penunjang stamina. Beberapa produk yang banyak dicari antara lain Blackmores Bio C 1000mg dan Brand’s Saripati Ayam.

Kedua, kebutuhan berbagi dan konsumsi rumah tangga. Tradisi berbagi selama Ramadan mendorong permintaan paket sembako, bumbu dapur, hingga hampers Lebaran. Melalui layanan kebutuhan harian, konsumen dapat memesan paket sembako hemat, hampers makanan ringan, maupun parcel Lebaran dalam satu transaksi.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan kampanye donasi bertajuk “Donasi Untuk Kebaikan Gaya Raya” yang memungkinkan pelanggan mendonasikan pakaian layak pakai dan memperoleh insentif potongan harga tambahan.

Ketiga, fesyen muslim. Agenda buka puasa bersama hingga silaturahmi Lebaran turut mendongkrak minat pada modest wear. Beberapa koleksi yang dipasarkan dalam program Gaya Raya mencakup berbagai tunik, dress, dan vest dari sejumlah label lokal.

Secara umum, momentum Ramadan kembali menjadi periode penting bagi industri ritel daring. Strategi promosi, jaminan layanan, hingga integrasi fitur donasi menjadi bagian dari upaya platform untuk mempertahankan daya saing di tengah tingginya permintaan musiman. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

OJK Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah 2026, Siapkan Tiga Strategi Utama

INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan tiga strategi utama untuk memperkuat literasi dan inklusi…

2 jam ago

KKIP Kawal Proyek Strategis PT PAL, Dorong Lompatan Kemandirian Industri Pertahanan Maritim

INVESTORJATIM.COM — Upaya mempercepat kemandirian industri pertahanan nasional terus diperkuat. Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP)…

6 jam ago

UNAIR Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot, Perkuat Pemberdayaan Kawasan Transmigrasi di Papua hingga Gorontalo

INVESTORJATIM.COM — Universitas Airlangga (UNAIR) resmi melepas 25 Tim Ekspedisi Patriot (TEP) untuk menjalankan program…

1 hari ago

Hotel Bintang Tiga Kian Kompetitif, @HOM Simpang Lima Semarang Andalkan Lokasi Strategis dan Layanan untuk Jaga Daya Saing

INVESTORJATIM.COM — Persaingan industri perhotelan di Kota Semarang semakin ketat seiring meningkatnya aktivitas bisnis, wisata,…

1 hari ago

Tak Hanya Menambang Emas, Pani Investasi pada SDM Lewat Kelas Inspirasi bagi Ratusan Pelajar Pohuwato

INVESTORJATIM.COM — Di tengah kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang semakin kompetitif, investasi pada…

1 hari ago

Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Buktikan Budaya Lokal Mampu Tembus Pasar Global

INVESTORJATIM.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026…

2 hari ago