Categories: Indeks

BBM Satu Harga Terus Diperluas, BPH Migas Targetkan 654 Penyalur

INVESTORJATIM.COM – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terus mempercepat perluasan program BBM Satu Harga ke seluruh penjuru negeri. Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) mendapatkan akses energi dengan harga yang setara dengan wilayah perkotaan.

Capaian dan Target Penambahan
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, sebanyak 599 lembaga penyalur BBM Satu Harga telah resmi beroperasi. Memasuki tahun 2026, pemerintah memasang target yang lebih ambisius.

“Pada 2026, kami menargetkan penambahan 55 lembaga penyalur baru. Dengan demikian, total penyalur BBM Satu Harga di seluruh Indonesia diproyeksikan mencapai 654 lembaga,” ujar Wahyudi dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Wahyudi menekankan bahwa program ini bukan sekadar pemerataan harga, melainkan instrumen penting untuk menjamin keadilan energi dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di daerah terpencil.

Ketahanan Energi di Wilayah Bencana
Selain perluasan jaringan, BPH Migas juga berkomitmen menjaga ketersediaan BBM dalam kondisi darurat. Distribusi dipastikan tetap berjalan meski terjadi bencana alam guna mendukung pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat terdampak.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, menegaskan dukungannya terhadap kebijakan ini. Menurutnya, distribusi energi yang merata adalah kunci pertumbuhan ekonomi di daerah 3T.

Tantangan Digitalisasi dan Solusi Manual
Meski menunjukkan tren positif, Achmad mengakui adanya tantangan besar di lapangan, terutama keterbatasan akses jaringan internet di beberapa wilayah pelosok. Kendala ini berdampak pada proses digitalisasi SPBU yang seharusnya berfungsi menjaga akuntabilitas penyaluran BBM subsidi.

Menyikapi hal tersebut, Pertamina telah menyiapkan langkah darurat agar transparansi tetap terjaga.

“Jika internet bermasalah, penyaluran dilakukan secara manual dan kemudian segera diunggah ke pusat agar semuanya bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Achmad.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus berinovasi mencari terobosan agar seluruh proses penyaluran tetap tercatat dengan baik, demi kelancaran distribusi BBM hingga ke pelosok negeri. (PNQ)

REDAKSI

Recent Posts

KDKMP Pangkas Rantai Pasok, Petani Sidoarjo Tebus Pupuk Subsidi Sesuai HET

INVESTORJATIM.COM – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai memberikan dampak terhadap akses petani mendapatkan…

4 jam ago

BEI Berlakukan Batas Auto Rejection Bawah 7 Persen hingga Akhir 2026

INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penyesuaian batas Auto Rejection Bawah (ARB) saham…

10 jam ago

APBD Jatim 2027 Prioritaskan Layanan Dasar hingga Kredit UMKM Rp200 Miliar

INVESTORJATIM.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun…

13 jam ago

IKA UMM Konsolidasikan 168.000 Alumni, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Jejaring

INVESTORJATIM.COM — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Malang (IKA UMM) mulai memperkuat konsolidasi sekitar 168.000…

1 hari ago

DPL Peduli Salurkan 80.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan di Lamongan

INVESTORJATIM.COM - Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, PT Dok Pantai Lamongan melalui program DPL Peduli…

1 hari ago

Khofifah Dukung Desk Ketenagakerjaan Polri, Perkuat Perlindungan Pekerja di Jawa Timur

INVESTORJATIM.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penguatan perlindungan tenaga kerja melalui peresmian…

2 hari ago