Apresiasi Garda Logistik, TPS Bagikan Ratusan Takjil untuk Sopir Truk

SURABAYA, INVESTORJATIM.COM –  Suasana menjelang waktu berbuka puasa di kawasan operasional pelabuhan tak hanya diwarnai aktivitas bongkar muat yang padat. Di tengah lalu lintas ribuan truk peti kemas, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menghadirkan nuansa Ramadan dengan berbagi takjil kepada para pengemudi truk yang tetap bekerja hingga senja.

Sebagai wujud rasa syukur di bulan suci Ramadan, anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) ini menggelar pembagian takjil kepada pengemudi truk eksternal serta mitra kerja operasional. Program tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang dilaksanakan setiap hari selama Ramadan, mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2026.

Kegiatan berbagi takjil ini digelar di area parkir ekspor dan impor serta lapangan penumpukan TPS. Setiap harinya, sekitar 300 paket takjil dibagikan kepada pengemudi truk yang tengah menunggu proses layanan terminal atau baru saja menyelesaikan aktivitas pengangkutan peti kemas.

Pembagian takjil dilakukan pada pukul 17.30 hingga 18.30 WIB oleh lima orang pekerja TPS yang secara bergantian bertugas menyalurkan paket berbuka kepada para pengemudi.

Baca Juga:  Produktivitas Moncer, TPS Sabet Penghargaan Bergengsi Anugerah BUMN 2026

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan bahwa pengemudi truk eksternal merupakan bagian penting dari rantai logistik pelabuhan sehingga keberadaannya tidak terpisahkan dari operasional terminal petikemas.

“Kami sadar bahwa pengemudi truk eksternal memiliki peran yang tak terpisahkan dari bisnis TPS. Oleh karena itu, kegiatan pembagian takjil ini kami lakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para pengemudi truk yang tetap menjalankan kegiatan operasional di terminal, terutama saat menjelang waktu berbuka puasa,” ujarnya.

Menurut Erika, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan, tetapi juga bagian dari upaya menumbuhkan budaya pelayanan di lingkungan kerja.

“Pembagian takjil ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan pekerja TPS dalam program TJSL sekaligus memperkuat service mindset atau jiwa melayani kepada para pelanggan kami,” tambahnya.

Dalam ekosistem bisnis TPS, pengemudi truk eksternal merupakan salah satu dari empat kelompok pelanggan utama perusahaan. Selain perusahaan trucking, pelanggan TPS juga meliputi perusahaan pelayaran (shipping lines), perusahaan ekspedisi muatan kapal laut (EMKL)/forwarder, serta pemilik barang (cargo owner).

Baca Juga:  TPS Perkuat “Benteng” Tata Kelola, Siapkan SDM Hadapi Risiko Bisnis yang Kian Kompleks

Saat ini TPS mencatat terdapat 572 perusahaan trucking yang terdaftar sebagai pelanggan. Aktivitas logistik yang dilayani juga tergolong tinggi, dengan rata-rata sekitar 3.000 truk keluar masuk terminal setiap hari.

Dari jumlah tersebut, sekitar 1.600 truk mengangkut peti kemas impor (delivery), sedangkan 1.400 truk lainnya membawa peti kemas ekspor (receiving).

Tingginya pergerakan truk tersebut menjadikan pengemudi sebagai ujung tombak distribusi logistik di terminal. Karena itu, TPS menempatkan layanan kepada para pengemudi truk pengangkut peti kemas sebagai salah satu fokus dalam upaya menghadirkan pelayanan prima di pelabuhan. (Onny)

Komentar