
INVESTORJATIM.COM — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali akan berpartisipasi dalam ajang nasional Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026. Untuk menghadapi kompetisi tersebut, ITS meluncurkan dua kendaraan andalannya, yakni Nogogeni XI EVO dan Nogogeni IX, Kamis (3/9/2026) di Galeri Riset Dan Inovasi teknologi ITS.
Peluncuran kedua mobil tersebut menjadi bagian dari persiapan ITS untuk kembali mencetak prestasi di ajang kendaraan hemat energi tingkat nasional yang tahun ini digelar di Jember.
ITS memiliki modal kuat setelah pada KMHE tahun sebelumnya berhasil meraih juara pertama, baik pada kategori Urban Concept listrik maupun Urban Concept etanol.
Direktur Kemahasiswaan ITS Nur Syahroni mengatakan, prestasi tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa ITS tidak hanya dalam penguasaan teknologi, tetapi juga dalam mengembangkan kemampuan nonteknis melalui berbagai kompetisi.
“Di samping secara teknis adik-adik ini sangat mumpuni, kami sangat bangga. Tapi soft skill yang didapatkan dari kompetisi-kompetisi ini juga sangat bermanfaat,” kata Nur Syahroni, Kamis (3/9/2026).
Menurut dia, kompetisi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar menghadapi tekanan dan tantangan. Mereka juga dituntut memiliki semangat pantang menyerah, kemampuan berkomunikasi, serta bekerja sama dalam tim.
Karena itu, ITS berkomitmen memberikan dukungan kepada tim mahasiswa yang mengikuti kompetisi, termasuk melalui pendanaan dari Direktorat Kemahasiswaan.
“Kami sangat mendukung tim ini untuk terus berkompetisi, termasuk mendukung secara pendanaan,” ujar dia.
Selain pendanaan dari kampus, tim mahasiswa juga mendapatkan dukungan dari sejumlah sponsor. Nur Syahroni pun menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini membantu tim unggulan ITS berlaga di tingkat nasional maupun internasional.
Hanya Satu Tim Wakili ITS
Pada KMHE 2026, ITS hanya mengirimkan satu tim untuk berlaga. Menurut Nur Syahroni, hal tersebut bukan karena ITS hanya memiliki satu tim kendaraan hemat energi.
ITS memiliki sejumlah tim mahasiswa yang mengembangkan kendaraan dengan teknologi dan sumber energi berbeda, antara lain Nogogeni dan Sapu Angin.
Pembatasan jumlah peserta berasal dari ketentuan penyelenggara. Setiap perguruan tinggi hanya diperbolehkan diwakili satu tim dalam kompetisi tersebut.
“Kalau tidak dibatasi, ITS punya banyak sekali tim, termasuk Sapu Angin, Nogogeni dan sebagainya,” kata Nur Syahroni.
Untuk KMHE 2026, tim Nogogeni dinilai paling sesuai dengan kategori yang dipertandingkan sehingga ditunjuk mewakili ITS.
Tim Nogogeni sendiri bukan pendatang baru. Tim tersebut telah beberapa kali mencatatkan prestasi dalam kompetisi kendaraan hemat energi.
Nur Syahroni berharap capaian tersebut dapat kembali dipertahankan pada KMHE 2026.
“Harapannya adik-adik ini bisa mempertahankan juara KMHE 2026 di Jember,” ujarnya.
Ingin Dikembangkan Jadi Produk Massal
Tak hanya mengejar prestasi di arena kompetisi, ITS juga memiliki target lebih jauh. Kendaraan hasil pengembangan mahasiswa diharapkan dapat menjadi prototipe awal yang nantinya dikembangkan menuju produk yang dapat dipasarkan.
Nur Syahroni mengatakan, Nogogeni saat ini masih berada pada tahap riset mahasiswa. Untuk membawanya menjadi produk massal, diperlukan pengembangan teknologi dan riset yang lebih besar.
“Untuk bisa diproduksi menjadi sebuah produk yang bisa dipasarkan, itu tidak semudah itu. Harus ada riset yang lebih besar lagi yang melibatkan berbagai pihak, bahkan di industri,” katanya.
Menurut dia, pengembangan tersebut membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, hingga pemerintah daerah.
“Ke depannya kami harapkan ini menjadi prototipe awal untuk bisa dikembangkan lagi. Ini memang butuh dukungan semua pihak, tidak bisa sendiri kami,” tutur Nur Syahroni.
Dengan demikian, peluncuran Nogogeni XI EVO dan Nogogeni IX bukan sekadar persiapan ITS menghadapi KMHE 2026. Lebih dari itu, kendaraan tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan riset mahasiswa ITS untuk melahirkan teknologi kendaraan hemat energi yang suatu saat dapat dikembangkan ke tahap komersialisasi. (onny)








Komentar