Categories: CSR

Unesa Dorong Literasi Lingkungan Sejak Dini Lewat Program Merdeka Belajar di SD Labschool

Fokus karakter pro-lingkungan, Unesa gelar program edukasi konservasi di SD Labschool.

SURABAYA, INVESTORJATIM – Upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak bangku sekolah dasar terus diperkuat kalangan akademisi. Tim dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema edukasi pelestarian lingkungan di SD Labschool Unesa Lidah, Surabaya, dengan pendekatan pembelajaran kreatif berbasis Merdeka Belajar.

Ketua tim PKM Unesa, Erta, S.E, M.M mengatakan, bahwa Program ini dirancang sebagai respons atas masih minimnya kesadaran ekologis di kalangan generasi muda. Menurutnya, pendidikan lingkungan perlu dikemas secara kontekstual dan menyenangkan agar nilai-nilai konservasi dapat melekat sejak dini.

“Pembentukan karakter peduli lingkungan tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan dan sesuai dengan dunia anak,” ujar Erta dalam keterangan resmi, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di Laboratorium Merdeka Belajar Unesa dengan melibatkan siswa dan guru SD Labschool. Tim dosen mengadopsi metode learning by game, yang memadukan unsur permainan edukatif seperti teka-teki, pesan berantai, permainan kata, hingga klasifikasi flora dan fauna.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk meningkatkan partisipasi siswa sekaligus memperkuat pemahaman materi konservasi.

Lewat edukasi interaktif, Unesa tanamkan kesadaran konservasi pada siswa sekolah dasar.

Tak hanya menyasar siswa, program PKM ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas pendidik. Tim yang terdiri dari Nur Salsabila Rhesa Pandhadha Putra, S.Pd., M.Sc. dan Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi, S.E., M.M melakukan diskusi serta wawancara dengan guru, guna mengidentifikasi tantangan pembelajaran lingkungan di sekolah, sekaligus merumuskan strategi pengembangan materi yang lebih aplikatif.

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta didik. Siswa terlihat aktif, antusias, dan menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap isu pelestarian lingkungan, khususnya pengenalan satwa dan tumbuhan yang dilindungi.

Di sisi lain, para guru menilai metode pembelajaran berbasis permainan mampu memperkaya variasi pengajaran serta mendorong kreativitas di kelas.

Erta berharap melalui program ini, Unesa dapat berkontribusi dalam mencetak generasi yang memiliki kesadaran ekologis sejak usia dini.

“Program PKM ini juga menghasilkan sejumlah luaran, antara lain modul pembelajaran konservasi, publikasi media massa, dokumentasi video, serta artikel ilmiah, yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan,” tutupnya. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

TPS Bibitkan 15.000 Mangrove, Serap Karbon Setara Operasional 200 Truk Sehari

INVESTORJATIM.COM – Komitmen menghadirkan layanan pelabuhan ramah lingkungan terus dijalankan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)…

5 jam ago

Tembus 7,27 Miliar Dollar AS, Ekspor Garmen Indonesia Bidik Pasar BRICS+

INVESTORJATIM.COM – Indonesia punya modal besar untuk menjadi pusat manufaktur garmen utama bagi pasar BRICS+…

22 jam ago

Permata Bank Ajak Nasabah Lihat Kekayaan Secara Holistik di Wealth Wisdom 2026 Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Kekayaan tak melulu soal seberapa besar aset yang dimiliki. Lebih dari itu, soal…

1 hari ago

Kisah Romantis Pasutri Wisuda Doktor Bareng di ITS Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Momen Wisuda ke-134 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada Sabtu (10/10/2026) terasa istimewa.…

2 hari ago

Tiga Inovasi PLN Nusantara Power Sabet Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

INVESTORJATIM.COM – Inovasi energi bersih Indonesia kembali diakui di level regional. PLN Nusantara Power (PLN…

2 hari ago

Kampi Hotel Tunjungan Surabaya Gelar Mixology Competition 2026, Juara Berasal dari Bali

INVESTORJATIM.COM — Kampi Hotel Tunjungan Surabaya kembali menggelar Mixology Competition 2026 untuk tahun kedua sebagai…

2 hari ago