Categories: Indeks

Stres Kuliah Makin Menggila, Mahasiswa ITS Ciptakan “Kotak” Pengendali Emosi

Yohanes Carolus Satria Bramantyo (kanan) dan Ivena Ayu Lestari saat memamerkan STIMZY pada Final Exhibition (Finalex) di Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS.

INVESTORJATIM.COM –Tekanan tugas kuliah, organisasi, magang hingga kekhawatiran terhadap masa depan membuat mahasiswa membutuhkan cara praktis untuk mengelola stres. Melihat persoalan tersebut, dua mahasiswa Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan STIMZY, sebuah Stress Regulation Kit yang dirancang untuk membantu mahasiswa mengenali, mengelola, sekaligus menyalurkan stres.

STIMZY dikembangkan oleh Yohanes Carolus Satria Bramantyo dan Ivena Ayu Lestari. Keduanya merupakan mahasiswa angkatan 2023 yang melihat bahwa tekanan akademik dan kehidupan mahasiswa tidak selalu mudah dikelola.

Carolus mengatakan tuntutan perkuliahan, kegiatan organisasi, magang, hingga kecemasan mengenai masa depan dapat memicu tekanan emosional. Kondisi tersebut mendorong keduanya mencari pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian mahasiswa.

“Banyak teman merasa tertekan oleh berbagai tuntutan itu,” ujar Carolus.

Berbeda dari media pengelolaan stres pada umumnya, STIMZY menggabungkan sejumlah elemen dalam satu paket. Produk tersebut terdiri atas tactile fidget charm, jurnal refleksi, panduan regulasi stres, dan sticker pack.

Perpaduan tersebut memungkinkan pengguna melakukan stimulasi sensorik untuk membantu menenangkan diri sekaligus melakukan refleksi terhadap kondisi emosional melalui konsep ephemeral journaling.

“Kami ingin semua kebutuhan tersebut hadir dalam satu media yang praktis dan menyenangkan,” katanya.

Dikembangkan 6 Bulan

Untuk menghasilkan STIMZY, Carolus dan Ivena menghabiskan waktu sekitar enam bulan dalam proses pengembangan. Keduanya menggunakan pendekatan user-centered design dengan bimbingan dosen DKV ITS Dr. Rahmatsyam Lakoro, S.Sn., M.T. dan Wisnu Wijaya, S.Sn., M.Sn.

Tahapan pengembangan dimulai dari riset terhadap mahasiswa dan dewasa muda. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan brainstorming, eksplorasi desain, pembuatan prototipe, user testing, hingga penyempurnaan produk berdasarkan masukan pengguna.

Dengan pendekatan tersebut, STIMZY tidak hanya diarahkan sebagai produk yang menarik secara visual, tetapi juga memiliki fungsi yang relevan dengan kebutuhan penggunanya.

Dari sisi desain, STIMZY menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih interaktif melalui kemasan berbentuk pop-up serta identitas visual yang khas.

Nama dan identitas visual produk juga memiliki filosofi tersendiri. Logo STIMZY terinspirasi dari tombol CTRL pada papan ketik yang dimaknai sebagai simbol untuk mengambil kembali kendali atas pikiran dan emosi.

Konsep tersebut diperkuat dengan tagline “Take CTRL of Yourself” serta maskot kucing bernama Minzy.

“STIMZY bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga media regulasi stres yang lebih lengkap,” tutur Carolus.

Bidik Kolaborasi dengan Kampus dan Komunitas

Ke depan, Carolus berharap STIMZY dapat dikembangkan lebih jauh melalui kolaborasi dengan komunitas, perguruan tinggi, maupun pihak yang memiliki perhatian terhadap isu kesehatan mental.

Menurutnya, dukungan Departemen DKV ITS, terutama dari dosen pembimbing dan proses user testing, menjadi bagian penting dalam menyempurnakan konsep STIMZY agar semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Inovasi tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi ITS terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-3 mengenai kehidupan sehat dan sejahtera serta tujuan ke-9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur. (onny)

REDAKSI

Recent Posts

Resmi Jadi Davis Cup by Generali, Generali Group Jadi Sponsor Utama Turnamen Tenis Tertua di Dunia

INVESTORJATIM.COM – Raksasa asuransi global Generali Group resmi menjadi mitra utama turnamen tenis beregu putra…

4 jam ago

Kapal Induk Pertama RI Naik Dok! KRI Sriwijaya Eks Italia Siap Dimodernisasi PT PAL

INVESTORJATIM.COM – Indonesia selangkah lagi memiliki kapal induk pertama dalam sejarah. KRI Sriwijaya, kapal induk…

18 jam ago

Perkuat Pengawasan Pelabuhan, Pelindo Pasang Dua Container Scanner di TPS Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Pelindo Group memperkuat keamanan dan transparansi di pelabuhan dengan mengoperasikan dua unit pemindai…

1 hari ago

Adhy Karyono Dorong Lulusan Poltekesos Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Beri Manfaat

INVESTORJATIM.COM — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mendorong lulusan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos)…

2 hari ago

FESyar Jawa 2026 Digelar di Surabaya, Khofifah Dorong Transaksi dan Kemitraan Berkelanjutan

INVESTORJATIM.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa…

3 hari ago

1 Polis = 1 Mangrove, Generali Indonesia Sudah Tanam 20.000 Pohon

INVESTORJATIM.COM – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia terus memperkuat komitmen keberlanjutan lingkungan lewat program PLAN…

3 hari ago