Categories: Indeks

SPPA Melaju Kencang, BEI Bidik Dominasi Transaksi Repo dan Pendalaman Pasar Keuangan

INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tancap gas memperkuat fondasi pasar keuangan nasional melalui pengembangan Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) sebuah platform yang kini tak sekadar pelengkap, melainkan mulai menjadi “jantung baru” transaksi surat utang dan pasar uang. Di tengah kebutuhan likuiditas yang kian mendesak, SPPA didorong menjadi mesin utama pembentukan harga (price discovery) yang lebih transparan, efisien, dan kompetitif.

BEI terus mengoptimalkan peran SPPA dalam mendorong transparansi, efisiensi, dan likuiditas transaksi surat utang serta instrumen pasar uang. Sebagai platform utama untuk transaksi pasar alternatif khususnya fixed income, SPPA dirancang agar proses transaksi lebih terbuka dan efisien, sehingga pembentukan harga dapat berjalan lebih optimal.

SPPA hadir sebagai trading platform yang menghubungkan pasar modal dan pasar uang dalam satu ekosistem. Platform ini mendukung pelaksanaan kuotasi oleh Dealer Utama, baik untuk Surat Utang Negara (SUN), Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), maupun Pasar Uang dan Valuta Asing (PUVA). Dengan kemampuan tersebut, SPPA membantu pelaku pasar dalam mengelola keseimbangan aset dan liabilitas, sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas harian dan aktivitas trading portofolio secara lebih efisien. Di tengah kebutuhan likuiditas yang terus meningkat, kehadiran SPPA kian relevan, tidak hanya sebagai sarana transaksi, tetapi juga sebagai pendorong pendalaman pasar dan integrasi antara pasar modal dan pasar uang di Indonesia.

Peran SPPA semakin kuat setelah mengantongi izin sebagai Electronic Trading Platform (ETP) Antarpasar dari Bank Indonesia pada 28 November 2025. Sejak 1 April 2026, SPPA juga telah dimanfaatkan oleh Dealer Utama PUVA untuk menyampaikan kewajiban kuotasi repo di pasar sekunder. Dengan fungsi ini, SPPA menjadi satu-satunya platform di Indonesia yang mengintegrasikan kuotasi repo, kuotasi SUN, transaksi jual beli putus (outright), serta transaksi repo surat utang dalam satu sistem.

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan, sinergi antar pemangku kepentingan membuat SPPA mampu mendorong perdagangan repo menjadi lebih inklusif, sekaligus meningkatkan kualitas price discovery dan efisiensi proses post trade. “Penggunaan SPPA sebagai platform resmi untuk menyampaikan kewajiban kuotasi repo di pasar sekunder menunjukkan bahwa SPPA dapat menjadi platform yang efisien bagi para Dealer Utama PUVA, baik untuk meningkatkan likuiditas maupun mencapai price discovery yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan resmi Selasa (28/4/2026).

Sejak diluncurkan pada 2025, transaksi repo di SPPA menunjukkan lonjakan signifikan. Sepanjang 2025, nilai transaksi repo tercatat mencapai Rp751,6 triliun atau sekitar 27% dari pasar interdealer. Tren positif ini berlanjut pada kuartal I-2026 dengan nilai transaksi Rp215 triliun dan pangsa pasar yang naik menjadi 36%. Dari total 21 Dealer Utama PUVA yang ditunjuk Bank Indonesia, sebanyak 13 telah aktif menggunakan SPPA.

Untuk mendorong partisipasi, BEI juga menggelar SPPA Awards 2025 pada 13 April 2026. Penghargaan ini diberikan kepada pelaku pasar yang berkontribusi besar terhadap likuiditas, berdasarkan nilai transaksi tahunan. Sejumlah bank dan perusahaan sekuritas mendapat apresiasi atas perannya dalam menjaga aktivitas pasar, baik sebagai dealer aktif, penyedia likuiditas, maupun pelaku dengan pertumbuhan kinerja menonjol.

Melalui penguatan SPPA dan meningkatnya partisipasi pelaku pasar, BEI menargetkan pasar keuangan Indonesia semakin dalam, efisien, dan tidak lagi bergantung pada instrumen saham semata, melainkan juga menawarkan alternatif investasi yang kian beragam. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Bikin Kapal Perang Berenergi Bersih, PT PAL Gandeng BRIN Riset Penggerak KRI Sriwijaya-100

INVESTORJATIM.COM – Ambisi kemandirian teknologi maritim nasional naik level. PT PAL Indonesia (Persero) menggandeng Badan…

7 jam ago

Gandeng Naval Group Prancis, PT PAL Siapkan Bengkel Raksasa untuk Kapal Selam

INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia…

16 jam ago

Tak Cuma Bisa Bayar Pakai QRIS, Mahasiswa UNAIR Kini Diajari Cara Adukan Jebakan Digital Bareng BRI

INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…

16 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84%, Investasi Semester I/2026 Capai Rp72,7 Triliun

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,84%…

1 hari ago

Ekonomi Jatim Tumbuh, Kadin Soroti Kualitas Lapangan Kerja dan Daya Saing Industri

INVESTORJATIM.COM — Forum Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (FORJEBS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Refleksi Jawa…

1 hari ago

Jaga Reputasi di Tengah Gempuran AI, BRI Gembleng Humas Daerah di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Satu isu lokal di daerah bisa meledak menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan…

1 hari ago