Alumni dan Mahasiswa saling berkolaborasi dalam produksi sarapan bergizi Unesa. (Foto FT Unesa for investorjatim.com)
INVESTORJATIM.COM – Di balik ribuan porsi sarapan bergizi yang tersaji setiap pagi selama pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS), terdapat peran besar mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Mereka tidak hanya membantu proses produksi, tetapi menjadi motor penggerak operasional Boganesa Catering yang setiap hari menyiapkan 1.500 hingga 2.700 porsi sarapan bagi mahasiswa selama periode UAS pada 2–12 Juni 2025.
Program Sarapan Bergizi merupakan salah satu inisiatif unggulan UNESA yang digagas untuk mendukung kesiapan fisik dan konsentrasi mahasiswa selama menghadapi ujian. Program tersebut berada di bawah arahan Rektor UNESA, Prof. Nurhasan, dan Wakil Rektor II Prof. Bachtiar Sjaiful Bachri. Pelaksanaannya dipercayakan kepada Boganesa Catering, unit usaha Fakultas Teknik UNESA yang dikoordinasikan oleh Mauren Gita Miranti.
Keterlibatan mahasiswa menjadi elemen utama dalam keberhasilan program tersebut. Mahasiswa Pendidikan Tata Boga dari berbagai angkatan, mulai 2023 hingga 2025, terlibat langsung dalam seluruh rantai produksi, mulai dari persiapan bahan baku, pengolahan makanan, pengemasan hingga distribusi.
Kolaborasi lintas angkatan itu menciptakan lingkungan kerja yang menyerupai industri jasa boga sesungguhnya. Mereka dituntut bekerja cepat, menjaga kualitas, serta memastikan makanan tiba tepat waktu kepada ribuan mahasiswa penerima manfaat.
Operasional dapur dipimpin oleh Nona Rachel Talaperu, alumni Pendidikan Tata Boga angkatan 2021 yang kini menjabat Kepala Dapur Boganesa Catering. Kehadiran alumni di posisi strategis tersebut dinilai menjadi contoh nyata keberhasilan pendidikan vokasional yang terhubung langsung dengan dunia kerja.
“Memimpin dapur dengan kapasitas produksi ribuan porsi setiap hari adalah pengalaman yang luar biasa. Ini bukan sekadar memasak, tetapi tentang tanggung jawab, ketepatan, dan dedikasi untuk memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa,” ujar Rachel.
Standar Gizi dan Keamanan Pangan Jadi Prioritas
UNESA memastikan program tersebut tidak hanya berfokus pada kuantitas produksi, tetapi juga kualitas sajian. Setiap menu yang disajikan telah melalui proses quality control (QC) oleh dosen yang memiliki kompetensi di bidang pengolahan makanan, gizi, dan keamanan pangan, yakni Nurul Farikhatir Rizkiyah dan Mauren Gita Miranti.
Proses pengawasan mencakup keseimbangan kandungan gizi, standar higienitas, keamanan pangan, hingga kesesuaian kebutuhan energi mahasiswa selama masa ujian.
“Setiap menu dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi dan menjaga konsentrasi mahasiswa saat ujian. Kami memastikan keseimbangan karbohidrat, protein, serta mikronutrien terpenuhi dengan tetap menjaga standar higienitas yang tinggi,” kata Nurul.
Menurutnya, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Program Sarapan Bergizi dirancang secara ilmiah dan profesional, bukan sekadar kegiatan sosial semata.
Laboratorium Nyata bagi Mahasiswa
Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga FT UNESA, Dr. Sri Handajani, menilai program tersebut menjadi sarana pembelajaran yang tidak dapat diperoleh sepenuhnya di ruang kelas.
Menurutnya, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai manajemen produksi makanan skala besar, pengendalian mutu, kerja tim, hingga pelayanan pelanggan.
“Program ini merupakan laboratorium nyata bagi mahasiswa. Mereka belajar menghadapi tantangan industri sesungguhnya, mulai dari perencanaan produksi hingga memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas,” ujarnya.
Dekan Fakultas Teknik UNESA, Prof. Suparji, menambahkan keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut sejalan dengan visi pendidikan yang berorientasi pada penguatan kompetensi praktis dan pengalaman kerja nyata.
“Program ini menunjukkan bagaimana pendidikan dapat berjalan beriringan dengan pengabdian dan pelayanan. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi civitas akademika,” katanya.
Sajikan Menu Nusantara hingga Kontinental
Kemampuan mahasiswa juga tercermin dari ragam menu yang dihadirkan setiap hari. Selain menyajikan menu Nusantara seperti nasi pecel ayam goreng, nasi krawu, hingga nasi bunga telang dengan telur rendang, mahasiswa juga menghadirkan hidangan oriental dan kontinental seperti chicken katsu, scotch egg, serta chicken stroganoff.
Keberagaman tersebut menjadi bukti penerapan kurikulum Pendidikan Tata Boga yang tidak hanya menekankan keterampilan memasak, tetapi juga kemampuan mengelola produksi pangan dalam skala besar.
Dorong Pencapaian IKU dan SDGs
Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa penerima program, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam peningkatan pengalaman kerja nyata mahasiswa, penguatan kolaborasi dengan dunia usaha, serta implementasi keahlian dosen untuk masyarakat.
Program tersebut juga dinilai sejalan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Melalui program ini, FT UNESA tidak hanya menyediakan sarapan bergizi bagi ribuan mahasiswa selama ujian, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran yang mempertemukan teori, praktik, dan pengalaman industri dalam satu ekosistem nyata. Dapur Boganesa Catering pun menjelma menjadi laboratorium hidup yang membekali mahasiswa dengan kompetensi dan pengalaman sebelum terjun ke dunia kerja. (Onny)
INVESTORJATIM.COM — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menilai…
INVESTORJATIM.COM – Di tengah persaingan menarik dana investasi dan tuntutan keterbukaan informasi yang semakin tinggi,…
INVESTORJATIM.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mayjen TNI (Purn) Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan…
INVESTORJATIM.COM – Seiring usia pemakaian yang semakin panjang, kinerja smartphone umumnya mulai mengalami penurunan. Baterai…
INVESTORJATIM.COM – Di tengah upaya memperkuat daya saing industri maritim nasional di pasar global, PT…
INVESTORJATIM.COM – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk…