Revitalisasi Kawasan Kota Lama, Peluang Kolaborasi dan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Ketua Kadin Surabaya Ali Affandi LNM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Imam Sonhaji bersama jajaran Pemerintah kota Surabaya dan World Resources Institute (WRI) Indonesia bersama ARUP serta Vital Strategies saat melihat desain maket pengembangan Kawasan Kota Lama dari Konsorsium II UK PACT (Partnering for Accelerated Climate Transition) di Aula de Javasche Bank belum lama ini. Foto: Dok. Kadin Surabaya

SURABAYA, investorjatim – Kadin Surabaya menyambut baik inisiatif revitalisasi kawasan Kota Lama di bagian Utara Surabaya yang kini tengah berlangsung. Langkah ini sebagai peluang strategis untuk mendorong partisipasi sektor swasta dalam pengembangan kawasan heritage yang bernilai ekonomi tinggi sekaligus menjaga identitas budaya kota.

“Kota Lama Surabaya memiliki potensi besar sebagai destinasi bisnis, budaya, dan wisata yang inklusif. Kami melihat inisiatif ini sebagai kesempatan bagi pengusaha untuk berkontribusi langsung dalam menciptakan pusat ekonomi baru bagi Surabaya,” kata Ketua Kadin Surabaya, H. M. Ali Affandi LNM, Jumat (15/11/2024).

Revitalisasi kawasan Kota Lama di bagian Utara Surabaya yang kini tengah berlangsung merupakan kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan konsorsium Britania Raya melalui program UK PACT (United Kingdom Partnering for Accelerated Climate Transitions) bersama WRI Indonesia, ARUP, dan Vital Strategies. Program ini mencakup tiga lokasi utama yakni Jl. Karet, Jl. Kasuari, dan Jl. Panggung Pasar Pabean, yang dikembangkan sebagai kawasan bisnis dan budaya baru yang inklusif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Sebagai upaya memastikan keberhasilan program revitalisasi tersebut, Ali Affandi mengusulkan tiga langkah strategis untuk merevitalisasi Kota Lama sehingga terwujud Surabaya sebagai kota yang inklusif dan berkelanjutan. Pertama, pemberian insentif pajak bagi pengusaha yang terlibat, kedua, kemudahan perizinan yang mempercepat realisasi proyek, dan ketiga, pengelolaan bersama untuk memastikan keberlanjutan kawasan heritage ini.

“Kami yakin, kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pengusaha, dan komunitas lokal akan mampu menghidupkan kembali kawasan ini sebagai pusat ekonomi yang meningkatkan daya saing Surabaya sekaligus melestarikan warisan budaya kota,” tambahnya.

Rencana pengembangan yang dipamerkan pada rangkaian Pekan Kota Lama ini juga menekankan prinsip keberlanjutan, dengan desain yang ramah difabel, berkarbon rendah, dan mendukung aktivitas publik. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji turut menyampaikan apresiasinya atas kontribusi konsorsium dari Britania Raya, yang ia katakan telah membantu merealisasikan impian menjadikan Kota Lama sebagai distrik bisnis dan budaya modern yang inklusif bagi semua kalangan.

“Ini adalah langkah awal yang baik, dan kami berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut untuk kawasan-kawasan lainnya di Surabaya,” ungkapnya.

Saat ini, beberapa pengusaha telah menyatakan minat untuk berinvestasi di Kota Lama, termasuk Jakob Gatot Surarjo, Co-Founder M Bloc Space, yang juga mengelola Pos Bloc Surabaya di Jl. Kebon Rojo. Ia berharap revitalisasi ini akan mendorong komunitas kreatif dan menciptakan dampak positif bagi ekonomi lokal melalui ruang-ruang kolaboratif baru yang menghidupkan kembali kawasan heritage Kota Lama.

Kadin Surabaya berharap inisiatif ini membawa energi baru bagi kawasan Kota Lama, menghidupkan sektor ekonomi dan budaya serta menciptakan multiplier effect bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan sektor swasta, Kota Lama Surabaya diharapkan menjadi ikon bisnis dan budaya baru yang mencerminkan Surabaya sebagai kota yang modern namun tetap mempertahankan akar sejarah dan budaya. ros

REDAKSI

Recent Posts

Hidrogen, Energi Bersih yang Bisa Memperkuat Daya Saing Indonesia

INVESTORJATIM.COM – Pengembangan energi bersih bukan hanya soal mengurangi emisi, tetapi juga bagaimana Indonesia membangun…

6 jam ago

Generali Buka Kantor Keagenan Baru di Tangsel Kejar Pasar Asuransi yang Masih Jomplang

INVESTORJATIM.COM – Di saat literasi asuransi masih 45% dan inklusi baru 28%, PT Asuransi Jiwa…

9 jam ago

Pelabuhan Tanjung Perak Disiapkan Jadi Simpul Logistik Nasional, TPS Tampilkan Jurus Antimacet

    INVESTORJATIM.COM – Wacana Zero ODOL 2027 dan kemacetan truk logistik di jalan raya…

10 jam ago

Bukan Cuma Bikin Kapal Perang, PT PAL Juga Urus Pendidikan Anak di Ujung Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Jika biasanya dikenal sebagai produsen kapal perang dan kapal selam, PT PAL Indonesia…

10 jam ago

Emil Dardak Ungkap Strategi Jatim Dorong UMKM Lewat Impact Financing

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkap strategi pemerintah provinsi dalam mendorong…

1 hari ago

Bikin Geger ASEAN! Kapal Selam Tanpa Awak dan Torpedo Buatan PT PAL Sabet Penghargaan Rekayasa Terbaik

INVESTORJATIM.COM – Bukan lagi sekadar perakit, PT PAL Indonesia kini sejajar dengan raksasa industri pertahanan…

1 hari ago