Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2025 Bandara Soekarno-Hatta Dibuka

Apel gabungan pembukaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran (Angleb) Sektor Perhubungan Udara Terminal 1B yang digelar Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Hari Jumat (21/03/2025) ini menandai dimulainya periode angkutan lebaran tahun 2025 yang akan berlangsung sampai dengan 11 April 2025 mendatang. Foto: Kemenhub

JAKARTA, InvestorJatim – Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama menggelar Apel pembukaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran (Angleb) Sektor Perhubungan Udara Terminal 1B Tahun 2025/1446H di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Hari Jumat (21/03/2025). Apel gabungan ini sekaligus menandai dimulainya periode angkutan lebaran tahun 2025 yang akan berlangsung sampai dengan 11 April 2025 mendatang. di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Apel pembukaan posko angkutan lebaran ini sebagai bagian dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2025 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.

“Posko angkutan udara lebaran 2025 bertujuan untuk memantau dan memastikan arus mudik lebaran berjalan dengan aman, selamat dan nyaman sehingga dapat menjadikan perjalanan Mudik yang menyenangkan,” ujar Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah I, Putu Eka Cahyadhi (21/3/2025).

Putu menjelaskan bahwa pihaknya dalam menjaga keselamatan penerbangan, telah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, Angkasa Pura Indonesia, operator penerbangan dan stakeholder terkait lainnya.

“Kami senantiasa menjaga sinergitas dengan para stakeholder dalam mewujudkan terlaksananya Angkutan Udara Lebaran Tahun 2025. Di Bandar Udara Soekarno-Hatta sendiri diprediksi akan melayani sebanyak 3,7 juta penumpang dan 24 ribu penerbangan selama periode Angkutan Udara Lebaran. Terjadi peningkatan 11% untuk pergerakan penumpang dibanding tahun 2024,” ujarnya.

Demi kenyamanan di area pengantaran atau Drop Zone, Putu menuturkan di setiap Terminal Keberangkatan akan dijaga dan diawasi petugas dan membatasi waktu pengantaran di area drop zone tidak boleh lebih dari 5 menit.

Selain itu koordinasi antara stasiun operator penerbangan dan Aiport Operation Control Centre (AOCC) lebih intensif dilakukan untuk mengantisipasi keterlambatan penerbangan, ketersediaan crew pesawat maupun menginformasikan kepada penumpang sesegera mungkin jika terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di terminal bandar udara.

“Semoga tahun ini semua pemudik dapat merasakan momen mudik tenang menyenangkan, dengan penerbangan yang selamat, aman dan nyaman. Selamat berkumpul dengan keluarga tercinta,” ucap Putu. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

Gandeng Naval Group Prancis, PT PAL Siapkan Bengkel Raksasa untuk Kapal Selam

INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia…

9 jam ago

Tak Cuma Bisa Bayar Pakai QRIS, Mahasiswa UNAIR Kini Diajari Cara Adukan Jebakan Digital Bareng BRI

INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…

10 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84%, Investasi Semester I/2026 Capai Rp72,7 Triliun

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,84%…

24 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh, Kadin Soroti Kualitas Lapangan Kerja dan Daya Saing Industri

INVESTORJATIM.COM — Forum Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (FORJEBS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Refleksi Jawa…

1 hari ago

Jaga Reputasi di Tengah Gempuran AI, BRI Gembleng Humas Daerah di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Satu isu lokal di daerah bisa meledak menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan…

1 hari ago

Disambangi Bappenas, Pelindo Beberkan Jurus Tekan Biaya Logistik dari Tanjung Perak

INVESTORJATIM.COM – Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dan 2028 tidak disusun dari balik meja di…

1 hari ago