Categories: Business

PLTS Atap PJB Dukung Program Green Energy di Bali

Peresmian PLTS Atap untuk SPBKLU di Kota Denpasar, Bali, Kamis (26/11/2020).Foto:Dok

BALI-Guna mewujudkan visinya untuk menjadi perusahaan terdepan dan terpercaya dalam bisnis energi berkelanjutan di Asia Tenggara, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) gencar melakukan terobosan di bidang energi baru dan terbarukan (EBT).

Selain memelopori co-firing sebagai upaya untuk menghijaukan PLTU, PJB juga mengembangkan sejumlah pembangkit EBT seperti PLTS Terapung Cirata dan PLTA Batang Toru. Anak perusahaan PT PLN (Persero) ini juga terlibat aktif dalam mendukung green energy bagi SPKLU di Bali.

Dukungan terciptanya Green Energy di Bali adalah melalui salah satu produk layanan PJB yaitu PLTS Atap yang diimplemetasikan pada Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) milik PT PLN (Persero) UID Bali di area PLN UP3 Bali Selatan yang terletak di Kota Denpasar, Bali. SPBKLU tersebut diresmikan oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Kamis (26/11/2020), di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha Denpasar.

Keterlibatan PJB dalam pembangunan PLTS untuk SPBKLU merupakan salah satu upaya untuk mendukung salah satu aspirasi utama transformasi PLN di tahun 2024, yaitu Green. Satu momen dimana PLN bertekad untuk memimpin transisi energi Indonesia melalui peningkatan EBT secara pesat dan efisien.

Direktur Utama PJB, Iwan Agung Firstantara, menegaskan komitmen PJB sebagai Sustainable Energy Company untuk menjadikan EBT sebagai energi masa depan PJB. “Ke depan PJB akan banyak membangun pembangkit EBT dan juga menyediakan energy storage untuk mendukung pembangkit EBT. Selain mengembangkan pembangkit, PJB juga melayani jasa pendukung EBT lainnya. PLTS Atap ini adalah salah satu bentuk layanan PT PJB di bidang green and clean energy,” katanya.

Pembangunan PLTS pada SPBKLU bermula dari kegiatan audiensi PLN dan PJB dengan Gubernur Bali pada Juli 2020 lalu tentang proyek SPBKLU tersebut yang diharapkan mendukung Program Bali Energi Bersih yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Proyek PLTS Atap berkapasitas 15.840 wp atau setara dengan 15.8kwp yang pelaksanaan pembangunannya telah dimulai sejak 22 Oktober hingga 1 November 2020. Proyek ini diharapkan  dapat menjadi percontohan bagi instansi-instansi lain dalam penggunaan energi bersih melalui PLTS Atap.(RD)

REDAKSI

Recent Posts

KDKMP Pangkas Rantai Pasok, Petani Sidoarjo Tebus Pupuk Subsidi Sesuai HET

INVESTORJATIM.COM – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai memberikan dampak terhadap akses petani mendapatkan…

2 jam ago

BEI Berlakukan Batas Auto Rejection Bawah 7 Persen hingga Akhir 2026

INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penyesuaian batas Auto Rejection Bawah (ARB) saham…

8 jam ago

APBD Jatim 2027 Prioritaskan Layanan Dasar hingga Kredit UMKM Rp200 Miliar

INVESTORJATIM.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun…

10 jam ago

IKA UMM Konsolidasikan 168.000 Alumni, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Jejaring

INVESTORJATIM.COM — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Malang (IKA UMM) mulai memperkuat konsolidasi sekitar 168.000…

1 hari ago

DPL Peduli Salurkan 80.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan di Lamongan

INVESTORJATIM.COM - Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, PT Dok Pantai Lamongan melalui program DPL Peduli…

1 hari ago

Khofifah Dukung Desk Ketenagakerjaan Polri, Perkuat Perlindungan Pekerja di Jawa Timur

INVESTORJATIM.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penguatan perlindungan tenaga kerja melalui peresmian…

1 hari ago