Categories: Indeks

PLN Nusantara Power Percepat Normalisasi Listrik Aceh Pasca Bencana

PLTU Nagan Raya yang berlokasi di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Pembangkit ini menjadi salah satu tulang punggung pasokan listrik di Aceh.

ACEH, INVESTORJATIM – Upaya pemulihan sistem kelistrikan di Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor akhir November lalu terus menunjukkan progres signifikan. PT PLN Nusantara Power (PLN NP) memastikan pasokan listrik kembali stabil melalui optimalisasi pembangkit utama di wilayah tersebut, khususnya PLTMG Arun dan PLTU Nagan Raya.

Sejak gangguan terjadi, fokus utama PLN NP adalah menormalkan kembali aliran listrik ke rumah tangga, fasilitas layanan publik, serta sektor-sektor vital yang terdampak.

Salah satu langkah krusial dilakukan dengan mengoperasikan penuh PLTMG Arun di Lhokseumawe, yang kini mampu menyuplai daya hingga 173 megawatt (MW) ke sistem kelistrikan Aceh, termasuk Banda Aceh dan wilayah sekitarnya.

Normalisasi pasokan juga diperkuat dengan kembali beroperasinya PLTU Nagan Raya. Pembangkit berkapasitas 2 x 110 MW ini berperan penting dalam menjaga keandalan sistem, sekaligus memastikan distribusi listrik ke seluruh gardu induk di Aceh berjalan optimal setelah sempat terganggu akibat bencana.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa pemulihan kelistrikan menjadi prioritas utama perusahaan dalam fase pascabencana.

Menurutnya, kestabilan listrik merupakan fondasi penting bagi pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Normalisasi listrik di Aceh kami lakukan secara bertahap namun terukur. Sinergi tim pembangkit, transmisi, dan distribusi menjadi kunci agar pasokan listrik dapat kembali andal dalam waktu cepat, terutama untuk fasilitas publik dan layanan esensial,” ujar Ruly, dalam keterangan resmi Senen (22/12/2025).

Ia menambahkan, tantangan pemulihan tidak hanya menyangkut operasional pembangkit, tetapi juga perbaikan infrastruktur pendukung yang terdampak banjir dan longsor.

Meski demikian, PLN NP berkomitmen menjaga keberlangsungan pasokan dengan mengoptimalkan seluruh aset pembangkit yang tersedia.

Selain itu, PLN NP juga tengah melakukan pembersihan dan perbaikan pada sejumlah unit pembangkit lain yang terdampak, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Cot Trueng yang berjarak sekitar 18 kilometer dari Unit Pembangkitan Arun. Langkah ini dilakukan agar kapasitas produksi listrik di Aceh dapat kembali maksimal.

Ke depan, PLN Nusantara Power memastikan seluruh proses pengoperasian pembangkit dilakukan secara aman dan terkendali, sembari terus memantau kebutuhan daya di Aceh. Perusahaan berharap, dengan sistem kelistrikan yang kembali normal dan stabil, aktivitas masyarakat dapat pulih sepenuhnya pascabencana. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Bisnis Online Makin Kompleks, Blibli Siapkan Layanan Pendampingan untuk Seller

INVESTORJATIM.COM – Pelaku usaha yang berjualan melalui platform e-commerce tidak hanya menghadapi tantangan dalam menarik…

8 jam ago

ITS Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026

INVESTORJATIM.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali meraih penghargaan di bidang kewirausahaan dan inovasi.…

8 jam ago

Bogasari Gandeng SMKN 2 Pandeglang, Dorong Siswa SMK Jadi Wirausaha Muda

INVESTORJATIM.COM – PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari menggandeng SMKN 2 Pandeglang, Banten, untuk…

8 jam ago

Honda Surabaya Center Optimistis Kejar Target Penjualan 5.700 Unit hingga Akhir 2026

INVESTORJATIM.COM – Honda Surabaya Center optimistis mampu mencapai target penjualan sebanyak 5.700 unit sepanjang 2026.…

13 jam ago

Alibaba Bidik 100 UMKM Jatim Go Global, Target Tembus 200 Negara

INVESTORJATIM.COM — Peluang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Jawa Timur memperluas pasar ke…

23 jam ago

Emil Dardak Dorong Green Jobs Jadi Motor Ekonomi Hijau Jawa Timur

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong transformasi ekonomi hijau di Jawa…

1 hari ago