PLN Nusantara Power Kukuhkan Budaya Keselamatan Kerja, PLTGU Muara Tawar Jadi Etalase Standar K3 Nasiona

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah) membuka Bulan K3 Nasional di PLN Nusantara Power PLTGU Muara Tawar.

BEKASI, INVESTORJATIM – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menegaskan konsistensinya dalam membangun budaya keselamatan kerja melalui pembukaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 yang dipusatkan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Tawar. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan menjadi penanda kuat sinergi pemerintah dan BUMN dalam menjaga keberlanjutan sektor ketenagalistrikan.

Pemilihan PLTGU Muara Tawar sebagai lokasi peringatan bukan tanpa alasan. Unit pembangkit ini merupakan aset strategis PLN NP sekaligus salah satu tulang punggung pasokan listrik sistem interkoneksi Jawa–Bali. Dengan kapasitas besar dan tingkat kompleksitas operasional yang tinggi, Muara Tawar diposisikan sebagai barometer penerapan standar keselamatan kerja di industri energi nasional.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, menekankan bahwa aspek perlindungan tenaga kerja harus berjalan seiring dengan target keandalan dan produktivitas sektor energi. Menurutnya, K3 tidak sekadar kewajiban regulasi, melainkan fondasi utama bagi keberlangsungan operasional industri strategis.

“Peringatan Bulan K3 harus dimaknai sebagai refleksi bersama untuk memastikan dunia kerja yang aman, sehat, dan bermartabat, khususnya di sektor dengan risiko tinggi seperti ketenagalistrikan,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Baca Juga:  PLN Nusantara Power Gagas Wisata Hijau Sungai Maron Lewat Inovasi Limbah FABA

Dari sisi kinerja, PLN Nusantara Power mencatatkan capaian keselamatan kerja yang solid. Perseroan berhasil mempertahankan status nihil kecelakaan kerja dan tanpa fatalitas sejak 2018. Sepanjang 2025, total jam kerja aman yang dibukukan mencapai lebih dari 42,4 juta jam, dengan kontribusi signifikan berasal dari Unit Pembangkit Muara Tawar. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi penerapan sistem manajemen K3, peningkatan kompetensi SDM, serta penguatan disiplin operasional di seluruh lini.

 

Direktur Utama PLN Nusantara Power menyatakan bahwa keselamatan kerja merupakan prasyarat mutlak dalam menjaga keandalan pembangkit. Menurutnya, operasional berskala besar hanya dapat berjalan optimal jika didukung standar K3 yang kuat dan teruji.

“Muara Tawar menjadi bukti bahwa keandalan sistem dan keselamatan kerja bukan dua hal yang saling meniadakan. Keduanya harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan, PLN NP secara rutin menyelenggarakan simulasi tanggap darurat dan pelatihan fire rescue di seluruh unit pembangkit. Program ini dirancang untuk memastikan seluruh personel memiliki pemahaman yang memadai dalam menghadapi kondisi darurat, mulai dari penanganan kebakaran hingga evakuasi dan penyelamatan korban secara cepat dan aman.

Baca Juga:  Optimalkan Waduk Jadi Sumber Listrik Hijau, PLN Nusantara Power Kembangkan PLTS Terapung 100 MW di Karangkates

Di sisi lain, transformasi digital turut menjadi pilar penguatan K3 di Unit Pembangkit Muara Tawar. Sistem perizinan kerja berbasis daring, pelaporan potensi bahaya melalui aplikasi, serta dashboard pemantauan kinerja K3 secara real-time telah diterapkan untuk meningkatkan transparansi, akurasi, dan pengawasan lapangan. Digitalisasi ini dinilai mampu menekan risiko administratif sekaligus meminimalkan potensi kesalahan komunikasi dalam pekerjaan berisiko tinggi.

Melalui momentum Bulan K3 Nasional, PLN Nusantara Power menargetkan peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh pekerja serta mitra kerja dalam membangun lingkungan kerja yang aman dan produktif. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan operasional pembangkit sekaligus mendukung agenda besar ketahanan energi nasional. (Onny)

Komentar