Pengamat Ekonomi: Kinerja Bank Jatim Positif, Tidak Ada Alasan Ganti Direksi dan Komisaris

Foto: Pengamat Ekonomi-Politik ARCI, Hamy Wahjunianto. Foto: ist

SURABAYA, InvestorJatim – Pengamat ekonomi dan politik dari Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), Hamy Wahjunianto, menilai secara umum kinerja manajemen Bank Jatim positif, terutama dalam hal pertumbuhan bisnis dan aksi korporasi.

Dengan kinerja korporasi yang meningkat tersebut, sebenarnya tidak ada alasan yang kuat untuk mengganti Direksi dan Komisaris Bank Jatim.

“Tetapi dalam tiap RUPS perusahaan manapun, terkait pergantian direksi dan komisaris tidak sepenuhnya terkait dengan kinerja korporasi. Apalagi di Bank Jatim, ada kewenangan besar Gubernur untuk mengambil keputusan,” terang Hamy, dikutip Kamis (24/4/2025).

Kandidat Doktor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang itu mengungkapkan, sangat mudah bagi para pemegang saham untuk melihat bahwa para Direksi telah menunjukkan kinerja finansial korporasi. Diantaranya melalui aksi kolektif pembelian saham yang dapat menunjukkan keyakinan terhadap prospek perusahaan.

Anggota DPRD Jatim periode 2014-2019 ini mengamati, Bank Jatim juga berhasil meningkatkan kredit yang disalurkan. Ia mencontohkan, sepanjang tahun 2022, Bank Jatim sukses menorehkan kinerja yang positif dengan berhasil menggelontorkan kredit sebesar Rp 46,20 triliun, naik 8,06% dibandingkan tahun 2021. Bank Jatim juga fokus pada Corporate Social Responsibility (CSR).

“Bank Jatim dapat mencapai kinerja finansial yang positif dengan membagi dividen sebesar Rp816 Miliar,” terangnya.

Terkait dengan adanya dugaan kredit fiktif yang terjadi di Bank Jatim Cabang Jakarta, dan kredit macet di sejumlah cabang, Hamy mengungkapkan hal itu harus dilihat secara jernih dan fair secara kasus per kasus. Sebab, pastinya sudah ada performance appraisal per kuartal dan per tahun oleh Konsultan Ahli independen.

“Dari situ bisa diketahui siapa yang bertanggung jawab terhadap kredit fiktif dan macet. Apakah skala kesalahan dilakukan oleh setingkat Kepala Cabang ataukah setingkat Direksi,” pungkas Dosen STIE YAPAN Surabaya ini. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

PLN Nusantara Power Pacu Transisi Energi, Produksi Listrik Hijau Tembus 490,5 GWh pada Semester I 2026

INVESTORJATIM.COM – Upaya mempercepat transisi energi nasional mulai menunjukkan hasil yang kian nyata. Di tengah…

31 menit ago

FIFGROUP Perkuat Pembinaan UMKM, Salurkan Dana Bergulir Rp1,88 Miliar untuk 524 Pelaku Usaha

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tantangan akses permodalan yang masih dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan…

59 menit ago

Blibli Gelar Salebration 15 Tahun, Hadirkan Promo Bertema Harian hingga Akhir Juli

INVESTORJATIM.COM – Platform e-commerce Blibli menggelar program Salebration 15 Tahun pada 17–28 Juli 2026 dengan…

5 jam ago

MUF dan Bank Mandiri Genjot Pembiayaan Kendaraan Listrik Lewat Mandiri Auto Deals 2026 di Surabaya

INVESTORJATIM.COM –Tren kendaraan listrik dan hybrid yang terus meningkat dimanfaatkan PT Mandiri Utama Finance (MUF)…

5 jam ago

Kinerja TPS Tumbuh 5,06% pada Juni 2026, Arus Ekspor Jadi Penopang Utama

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 5,06% secara…

7 jam ago

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Dibuka, Perkuat Kolaborasi Energi dan Manufaktur di Indonesia Timur

INVESTORJATIM.COM – Penguatan sektor industri di Jawa Timur tak lagi hanya bergantung pada masuknya investasi…

22 jam ago