Pelindo Regional 3 Menangkan Gugatan Aset Tanah di Pelabuhan Tanjung Kalap 3,5 Hektar

Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan menangkan gugatan atas aset tanah seluas kurang lebih 3,5 hektar di Pelabuhan Tanjung Kalap, Desa Bumiharjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Foto: Pelindo

KUMAI, Investor Jatim — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan bersama Jaksa Pengadilan Negeri berhasil memenangkan gugatan atas aset tanah seluas kurang lebih 3,5 hektar di Pelabuhan Tanjung Kalap, Desa Bumiharjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras panjang dan sinergi antara PT Pelindo (Persero) dan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam menyelesaikan sengketa kepemilikan lahan dengan PT Kapuas Prima Coal Tbk.

Tanah tersebut berada dalam wilayah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) berdasarkan Sertipikat HPL Nomor 5 yang diterbitkan sejak tahun 2001.

Selama bertahun-tahun, kepemilikan lahan ini digugat oleh pihak lain, yang menyebabkan terhambatnya pemanfaatan lahan untuk mendukung kegiatan operasional pelabuhan.

Dalam proses penyelesaian sengketa, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan menggandeng Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejaksaan Negeri setempat untuk memperkuat posisi hukum perusahaan. Kolaborasi ini terbukti efektif dan strategis dalam memperjuangkan kepentingan negara di pengadilan.

Sengketa tersebut berujung pada putusan hukum yang berkekuatan tetap, di mana Pengadilan Negeri Pangkalan Bun melalui Surat Pemberitahuan Putusan Peninjauan Kembali tertanggal 27 Maret 2025 Nomor: 37/Pdt.G/2022/PNPbu Jo. 102/PDT/2022/PTPLK Jo. 4256K/PDT/2023 Jo. 217 PK/PDT/2025, secara tegas menolak permohonan Peninjauan Kembali dari PT Kapuas Prima Coal Tbk.

Putusan tersebut memberikan dasar hukum yang kuat bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan untuk melakukan pengamanan dan penguasaan kembali atas lahan yang disengketakan. Ini menjadi wujud nyata komitmen Pelindo dalam menjaga dan mempertahankan aset negara.

Sub Regional Head Kalimantan Sugiono menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil sinergi seluruh tim baik di tingkat cabang, sub regional, serta dukungan penuh dari JPN.
“Pengamanan aset ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga menyangkut keberlangsungan operasional pelabuhan dan kepentingan logistik nasional di Kalimantan Tengah,” ujar Sugiono.

Ia menambahkan bahwa seluruh aset yang dimiliki PT Pelabuhan Indonesia (Persero) akan terus dikelola dengan tertib hukum dan digunakan secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kami berkomitmen menjaga setiap jengkal aset yang dipercayakan negara kepada kami,” tambahnya. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

Hidrogen, Energi Bersih yang Bisa Memperkuat Daya Saing Indonesia

INVESTORJATIM.COM – Pengembangan energi bersih bukan hanya soal mengurangi emisi, tetapi juga bagaimana Indonesia membangun…

16 jam ago

Generali Buka Kantor Keagenan Baru di Tangsel Kejar Pasar Asuransi yang Masih Jomplang

INVESTORJATIM.COM – Di saat literasi asuransi masih 45% dan inklusi baru 28%, PT Asuransi Jiwa…

19 jam ago

Pelabuhan Tanjung Perak Disiapkan Jadi Simpul Logistik Nasional, TPS Tampilkan Jurus Antimacet

    INVESTORJATIM.COM – Wacana Zero ODOL 2027 dan kemacetan truk logistik di jalan raya…

20 jam ago

Bukan Cuma Bikin Kapal Perang, PT PAL Juga Urus Pendidikan Anak di Ujung Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Jika biasanya dikenal sebagai produsen kapal perang dan kapal selam, PT PAL Indonesia…

20 jam ago

Emil Dardak Ungkap Strategi Jatim Dorong UMKM Lewat Impact Financing

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkap strategi pemerintah provinsi dalam mendorong…

1 hari ago

Bikin Geger ASEAN! Kapal Selam Tanpa Awak dan Torpedo Buatan PT PAL Sabet Penghargaan Rekayasa Terbaik

INVESTORJATIM.COM – Bukan lagi sekadar perakit, PT PAL Indonesia kini sejajar dengan raksasa industri pertahanan…

2 hari ago