Categories: BusinessIndeks

Pasar Properti Masih Menahan Napas, Colliers: 2026 Jadi Titik Balik

Senior Associate Director Colliers Indonesia Ferry Salanto.

SURABAYA, INVESTORJATIM.COM – Pasar properti nasional sepanjang 2025 menunjukkan daya tahan di tengah iklim ekonomi dan investasi yang masih diliputi kehati-hatian. Sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali tetap mencatatkan aktivitas yang stabil, meskipun ekspansi agresif belum menjadi pilihan utama pelaku usaha.

Pengembang dan penyewa cenderung mengambil langkah strategis dengan menitikberatkan efisiensi, fleksibilitas ruang, serta pemilihan lokasi yang lebih selektif. Kondisi tersebut membuat sektor perkantoran, ritel, dan perhotelan relatif terjaga, seiring dengan pasokan yang terkendali. Sementara itu, segmen industri dan residensial masih mencatatkan pertumbuhan, ditopang geliat pariwisata, peningkatan aktivitas manufaktur, serta perkembangan kawasan perkotaan baru.

Senior Associate Director Colliers Indonesia Ferry Salanto menilai, dinamika pasar sepanjang 2025 sangat dipengaruhi oleh disiplin anggaran, perubahan perilaku konsumen dan penyewa, serta ketidakpastian global yang mendorong pola belanja dan ekspansi yang lebih konservatif.

“Pasar tidak berhenti, tetapi bergerak lebih selektif. Pelaku usaha saat ini lebih fokus pada kualitas aset, efisiensi operasional, dan fleksibilitas dibandingkan sekadar ekspansi skala besar,” ujar Ferry.

Memasuki 2026, Colliers melihat prospek pasar properti mulai mengarah lebih positif. Dengan pasokan yang tetap terkendali dan permintaan yang berangsur pulih, aset yang berlokasi strategis dan dikelola secara profesional diproyeksikan mencatatkan kinerja lebih baik serta menciptakan keseimbangan pasar yang lebih sehat.

Perkantoran Jakarta Mulai Pulih Bertahap

Pasar perkantoran Jakarta sepanjang 2025 menunjukkan sinyal pemulihan yang konsisten meski berlangsung bertahap. Aktivitas sewa masih didominasi perpanjangan kontrak, namun pada paruh kedua tahun mulai terlihat peningkatan minat relokasi dan ekspansi.

Kondisi ini mencerminkan membaiknya sentimen bisnis dan kembalinya arus investasi secara perlahan, seiring optimisme terhadap prospek 2026. Penyewa tetap bersikap selektif, dengan efisiensi biaya menjadi pertimbangan utama dalam memilih gedung, termasuk membandingkan tarif sewa dan insentif yang ditawarkan.

Ferry menambahkan, gedung dengan lokasi strategis, kualitas bangunan yang baik, serta biaya hunian yang kompetitif masih menjadi pilihan utama. “Dalam fase pemulihan seperti sekarang, pemilik gedung perlu disiplin menjaga kualitas aset melalui pemeliharaan dan renovasi agar tetap relevan ketika momentum pasar menguat,” katanya.

Dalam jangka pendek, pasar masih cenderung berpihak pada penyewa dan investor, terutama untuk memperoleh aset dengan standar teknologi, manajemen, dan lokasi yang unggul.

Surabaya Diuntungkan Minimnya Pasok Baru

Di Surabaya, pasar perkantoran diperkirakan tidak akan menerima tambahan pasokan baru hingga 2028. Kondisi ini berpotensi meredakan tekanan persaingan dan membantu gedung eksisting meningkatkan tingkat hunian.

Penyewa tetap mengambil keputusan secara hati-hati dengan mengedepankan fleksibilitas, biaya yang kompetitif, serta ketersediaan ruang siap pakai. Menurut Colliers, kemampuan beradaptasi menjadi kunci bagi pemilik gedung dan investor, antara lain melalui penyediaan unit berukuran fleksibel, penyesuaian struktur sewa, serta respons cepat terhadap kebutuhan penyewa.

Pasar Apartemen Jakarta Mulai Menguat

Di segmen apartemen Jakarta, pasokan yang rampung sepanjang 2025 tercatat hanya sekitar separuh dari total pasok tahun sebelumnya. Jakarta Selatan masih menjadi kontributor utama pasokan, dengan permintaan yang relatif stabil.

Permintaan apartemen menunjukkan peningkatan sepanjang tahun, didorong proyek-proyek yang masih dalam tahap konstruksi dan ikut menopang stabilitas harga. Tren ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian lebih dipengaruhi kepastian penyelesaian proyek, ketersediaan unit, serta reputasi pengembang dibandingkan pergerakan harga semata.

Ke depan, pengembang diperkirakan akan memaksimalkan perpanjangan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk menawarkan jadwal penyelesaian yang lebih jelas, transparansi lebih tinggi, serta strategi harga yang lebih terstruktur guna menjaga momentum penjualan.

Apartemen Surabaya Masih Bergerak Moderat

Sementara itu, pasar apartemen Surabaya masih tumbuh secara moderat. Pengembang perlu menyesuaikan rencana pasok dengan preferensi pembeli, terutama terhadap unit berukuran kecil, serta meningkatkan transparansi guna memulihkan kepercayaan pasar.

Pengalaman keterlambatan proyek di masa lalu membuat sebagian besar pembeli lebih memilih unit siap huni, kecuali proyek yang dikembangkan oleh pengembang dengan rekam jejak kuat. Untuk meningkatkan tingkat penyerapan, Colliers menilai pengembang perlu menawarkan insentif yang lebih kompetitif, memperkuat pemasaran digital, dan memperjelas positioning proyek dengan menonjolkan keunggulan lokasi secara spesifik.

Di tengah perlambatan pasar secara umum, apartemen berlayanan masih menarik bagi segmen tertentu, seperti kebutuhan hunian sementara dan akomodasi medis, sehingga menjadi sumber permintaan alternatif yang relatif stabil. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

PLN Nusantara Power Borong 22 Penghargaan CSR, Program Pemberdayaan Masyarakat Jadi Sorotan

INVESTORJATIM.COM – PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali menorehkan prestasi dengan meraih 22 penghargaan dalam…

16 jam ago

Indowood Expo 2026 Digelar di Surabaya, Dorong Industri Mebel Nasional Naik Kelas

INVESTORJATIM.COM – Industri mebel dan kerajinan Indonesia terus menunjukkan kinerja positif di tengah ketidakpastian ekonomi…

16 jam ago

PT SGN Dukung Hilirisasi Perkebunan Nasional Lewat Gerakan Tanam Serentak, Perkuat Swasembada Gula

INVESTORJATIM.COM — PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional hilirisasi…

16 jam ago

UNAIR Jadi Tuan Rumah D-8 Youth Dialogue 2026, Dorong Peran Generasi Muda Hadapi Ketahanan Pangan dan Energi Global

INVESTORJATIM.COM — Universitas Airlangga (UNAIR) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Preliminary Discussion D-8 Youth Dialogue…

20 jam ago

Petrokimia Gresik Raih Top Platinum Trophy 2026, Bukti Konsistensi Jalankan Program TJSL Berkelanjutan

INVESTORJATIM.COM — Petrokimia Gresik kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan…

1 hari ago

Mahasiswa ITS Belajar Sistem Mutu di TPS, Intip Standar ISO dalam Operasional Pelabuhan

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tuntutan efisiensi dan kualitas layanan logistik yang semakin tinggi, penerapan sistem…

1 hari ago